tirto.id - Presiden Prabowo Subianto tak menutup kemungkinan Indonesia akan membeli lagi empat pesawat Airbus A400M lagi. Saat ini, Indonesia telah memiliki dua pesawat jenis tersebut dan siap beroperasi.
"Kita sudah aktif dua unit. Kita ada opsi empat unit dan kemungkinan kita akan negosiasi untuk tanda tangan empat unit lagi," ujar Presiden Prabowo usai menyerahkan pesawat Airbus A400M kepada TNI di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025).
Menurut Prabowo, pesawat ini merupakan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) penting untuk menambah kemampuan pertahanan Indonesia. Kecanggihan pesawat ini pun sudah ditinjau langsung oleh Prabowo dan berbincang dengan para awak yang telah mendapatkan pelatihan di Spanyol.
"Jadi ini nanti menambah kekuatan kita dan TNI adalah alat negara yang ikut sangat besar perannya dalam menghadapi bencana, kesulitan, masalah-masalah kepentingan masyarakat," tutur Prabowo.
Prabowo mengakui, negara Indonesia memiliki luas area yang sama besarnya dengan Eropa. Dengan belasan ribu pulau, kata dia, Indonesia harus memiliki kekuatan pertahanan yang kokoh.
Prabowo optimistis, kehadiran Airbus A400M membuat efektivitas penjagaan wilayah Indonesia akan semakin maksimal. Kemudian, pembangunan nasional akan semakin merata dilakukan dengan aman.
Sebelumnya, Head of International at Airbus Defence and Space, Karl-Heinz Grossman, mengatakan, kedatangan pesawat Airbus A400M hari ini merupakan unit pertama dari dua pesawat A400M yang dipesan Indonesia pada 2021. Unit keduanya dijadwalkan akan dikirimkan pada 2026.
“Hari ini kami dengan bangga menyambut Indonesia sebagai operator kesepuluh pesawat A400M. Penyerahan ini menjadi bukti nyata atas kepercayaan terhadap kemampuan multiperan pesawat A400M dan kesesuaiannya untuk beroperasi di berbagai kondisi menantang seperti geografis Indonesia yang kompleks,” tutur dia dalam keterangan resmi, Senin (3/11/2025).
Dia menerangkan, pesawat A400M yang diserahkan ke Indonesia memiliki konfigurasi untuk berbagai misi, termasuk angkutan kargo, transportasi pasukan, evakuasi medis (MEDEVAC), dan misi kemanusiaan. Pesawat ini mampu mengangkut muatan maksimum hingga 37 ton, mencakup helikopter, kendaraan, dan bantuan logistik.
“Untuk misi rata-rata dengan muatan 30 ton, A400M dapat terbang sejauh 2.400 mil laut, mencakup seluruh wilayah kepulauan Indonesia dari Jakarta,” ujar dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































