tirto.id - Camat Pondok Aren bersama lurah di bawah kepemimpinannya dikabarkan tidak menghadiri rapat penanganan penumpukan sampah yang digelar Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Camat bersama para lurah itu dikabarkan melakukan agenda ke luar kota pada saat rapat pembahasan penanganan sampah yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan. Padahal, rapat tersebut membahas upaya pengangkutan sampah, optimalisasi bank sampah, hingga pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, and Recycle (TPS3R).
Camat Pondok Aren, Hendra, membenarkan ketidakhadirannya dalam rapat. Ia menyebut kehadiran jajaran di wilayahnya telah diwakilkan oleh pejabat lain.
“Lurah diwakili sekkel (sekretaris lurah). Saya diwakili kasipem (kepala seksi pemerintahan) dan staf kasi PM (pemberdayaan masyarakat),” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (9/1/2025) malam.
Menurut Hendra, seluruh hasil rapat telah ditindaklanjuti oleh tim di wilayahnya. Ia juga mengklaim kondisi persampahan di Kecamatan Pondok Aren masih terkendali.
“Jadi aman, semua sudah ditindaklanjuti hasil rapat dengan tim. Secara Pondok Aren masih kategori aman soal sampahnya,” klaimnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ke luar daerah tersebut merupakan agenda kebersamaan internal dan hanya berlangsung satu hari. Namun demikian, kegiatan itu dilakukan di tengah jam kerja aktif pemerintahan saat Pemkot Tangsel tengah mengonsolidasikan penanganan darurat sampah lintas wilayah.
“Iya agenda kebersamaan karena kita teamwork. Darurat sampah insyaallah tetap berjalan, kita pergi cuma sehari,” ujarnya.
Hendra juga menegaskan tidak ada penggunaan anggaran pemerintah dalam kegiatan tersebut.
“Ini patungan, bukan dari APBD. Tidur pun camping pakai tenda,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik dari RIGHTS (Research Public Policy & Human Rights), Anita, menilai absennya camat dan lurah Pondok Aren pada jam kerja dalam situasi darurat sampah merupakan persoalan serius dalam tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, kondisi krisis justru menuntut kehadiran langsung pejabat kewilayahan di jam kerja untuk mengambil keputusan cepat, strategis, serta memastikan kebijakan dijalankan hingga tingkat paling bawah.
“Camat dan lurah bukan sekadar pejabat administratif, tetapi ujung tombak kebijakan dan pengawasan di wilayah. Ketidakhadiran mereka dalam forum strategis pada jam kerja mengirimkan pesan yang keliru kepada jajaran di bawahnya,” ujar Anita, Sabtu (10/1/2026).
Ia menilai absennya camat dan lurah Pondok Aren berpotensi melemahkan pesan kedaruratan yang sedang dibangun pemerintah daerah, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius terkait sense of crisis aparatur wilayah.
“Dalam rapat itu pimpinan daerah secara tegas menuntut keterlibatan langsung, kedisiplinan, dan kerja ekstra hingga tingkat paling bawah. Ini tidak bisa dipahami sekadar formalitas, apalagi jika ketidakhadiran terjadi di jam kerja,” tegasnya.
Anita menambahkan, dalam situasi krisis lingkungan, kepemimpinan yang hadir secara langsung merupakan bentuk tanggung jawab publik yang tidak sepenuhnya dapat diwakilkan.
Di sisi lain, ketidakhadiran tersebut juga dinilai berpotensi menyepelekan instruksi kepala daerah yang secara jelas meminta seluruh jajaran fokus penuh pada penanganan darurat sampah di Kota Tangerang Selatan.
Diketahui sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengumpulkan seluruh kepala OPD, camat, dan lurah guna membentuk tim penanganan sampah di seluruh wilayah kota.
Dalam rapat tersebut, Pilar menekankan peran vital lurah dan pengurus Rukun Warga (RW) agar terlibat aktif menangani persoalan sampah dari hulu hingga hilir. Ia bahkan mewajibkan setiap kelurahan mengaktifkan TPS3R serta setiap RW memiliki minimal satu bank sampah aktif.
“Semua OPD harus membantu Pemkot menangani masalah dari hulu sampai hilir, terutama camat dan lurah,” kata Pilar.
“Lurah wajib membuat TPS3R di setiap kelurahan dan harus aktif. Itu menjadi bagian dari penilaian kinerja. Setiap RW juga harus memiliki satu bank sampah aktif. Keberhasilannya akan diukur, dievaluasi, dan diawasi bersama-sama,” tegasnya.
===========
Tangsel_Update adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.
Penulis: Tangsel_Update
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































