Menuju konten utama

Sri Mulyani Siapkan Anggaran Buat 2 Badan Baru Bentukan Prabowo

Dua badan baru yang dibentuk Prabowo yakni Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa dan Badan Industri Mineral.

Sri Mulyani Siapkan Anggaran Buat 2 Badan Baru Bentukan Prabowo
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Kamis (13/3/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan bakal menyiapkan anggaran untuk dua badan baru bentukan Presiden Prabowo Subianto.

Kedua badan baru tersebut, yakni Badan Otorita Pengelola Tanggul Laut Pantura Jawa dan Badan Industri Mineral.

"Ya, kalau badan baru terbentuk, dipenuhi nanti [anggaran masing-masing badan]," sebutnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, bakal ada alokasi anggaran untuk kedua badan baru tersebut. Akan tetapi, Ani tidak mengungkapkan sumber alokasi anggaran untuk kedua badan baru itu.

"Kalau sudah dibentuk, pasti nanti ada turunannya," tutur Ani.

Sebagai informasi, Prabowo menunjuk Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf sebagai Kepala Badan Otorita Tanggul Laut. Lalu, Darwin Trisna Djajawinata dan Suhajar Diantoro sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Tanggul Laut.

Sementara itu, jabatan Kepala Badan Industri Mineral dipegang Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi berujar, dua badan baru tersebut dibentuk berdasarkan kebutuhan negara.

Menurut dia, Indonesia perlu memulai pembangunan tanggul laut. Di satu sisi, Indonesia juga perlu mengeksplorasi mineral.

Sementara itu, ia mewajarkan Brian Mendikti Saintek sekaligus Kepala Badan Industri Mineral. Katanya, karena menjabat Mendikti Saintek, Brian justru ditunjuk sebagai Kepala Badan Industri Mineral.

"Justru karena posisi beliau sebagai Mendikti, justru itu menjadi pertimbangan kunci bahwa kita menunjuk beliau," ucapnya di Istana Negara.

Prasetyo berdalih, Brian bakal dengan mudah mengoordinasikan kebutuhan Kemendikti Saintek dengan Badan Industri Mineral. Dengan demikian, Brian sengaja merangkap jabatan untuk kebutuhan dua instansi tersebut.

"Supaya pada saat nanti harus misalnya ya dalam tataran teknis itu bekerja sama dengan lembaga-lembaga riset, dengan perguruan-perguruan tinggi, maka itu justru akan mempermudah kerja badan ini," urai Prasetyo.

Baca juga artikel terkait SRI MULYANI atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana