Menuju konten utama

Sosok Sutopo, Doni Monardo, Yurianto BNPB yang Dikenang Netizen

Profil dan prestasi Sutopo, Doni Monardo, dan Achmad Yurianto, pahlawan BNPB dan penanganan bencana di Indonesia yang dikenang oleh netizen.

Sosok Sutopo, Doni Monardo, Yurianto BNPB yang Dikenang Netizen
Perpisahan Mantan Ketua BNPB Doni Monardo. foto/BNPB
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh tak lepas dari peran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Di media sosial, bicara soal BNPB, netizen mengungkapkan kerinduan mereka pada sosok Sutopo, Doni Monardo, dan Yurianto.

Tiga orang tersebut adalah yang paling sering muncul ketika ada situasi bencana di Indonesia seperti Covid-19, gempa bumi, dan tsunami.

Munculnya tiga nama tersebut tak lepas dari pernyataan Kepala BNPB saat ini, Letjen Suharyanto yang menyebut bencana yang terjadi di Sumatra dan Aceh terlihat mencekam di media sosial dan belum layak jadi bencana nasional.

BNPB berperan sebagai lembaga Pemerintah yang bertugas membantu Presiden dalam penanggulangan bencana. Setiap ada bencana di Indonesia, BNPB hadir memberikan informasi terkini terkait penanganan bencana dan kondisi korban.

Sosok Sutopo, Doni Monardo, & Yurianto BNPB yang Dikenang Netizen

Para mantan petinggi BNPB, seperti Sutopo, Doni Monardo, dan Yurianto nama dan wajahnya melekat di hati netizen karena mereka kerap tampil memberikan informasi terkini, terutama saat pandemi Covid-19 lalu. Simak profil singkat ketiganya berikut.

Profil Sutopo Purwo Nugroho

Sutopo Purwo Nugroho merupakan juru bicara andalan BNPB yang lahir di Boyolali, 7 Oktober 1969. Dalam tugasnya, Sutopo selalu tampil total, bahkan di masa ketika ia harus berjuang melawan kanker paru-paru stadium 4B yang dideritanya sejak akhir 2017.

Meski kondisinya terus melemah, ia tetap konsisten memberikan konferensi pers, mengirimkan siaran pers dari rumah sakit, hingga melayani pertanyaan ribuan wartawan melalui grup WhatsApp Wapena dan Medkom secara langsung.

Ketika Indonesia dilanda berbagai bencana besar pada 2018, termasuk gempa NTB, bencana di Sulawesi Tengah, serta tsunami Selat Sunda, Sutopo tetap tampil mendampingi publik meskipun tubuhnya digerogoti penyakit.

Sutopo wafat pada Minggu, 7 Juli 2019 pukul 02.20 waktu Guangzhou (01.20 WIB) di St. Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, Tiongkok, saat menjalani pengobatan yang dijadwalkan berlangsung 30 hari sejak ia berangkat dari Indonesia pada 15 Juni 2019.

Profil Doni Monardo

Doni Monardo lahir pada 10 Mei 1963 di Cimahi, Jawa Barat. Ia adalah seorang purnawirawan TNI AD bergelar Letnan Jenderal.

Puncak kiprah kemanusiaannya terlihat ketika Doni dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak Januari 2019.

Dalam masa kepemimpinannya, ia menangani berbagai bencana besar, seperti gempa Sulawesi Barat, cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat, hingga pandemi Covid-19. Ia juga merangkap sebagai Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, menjalankan berbagai langkah strategis, termasuk kampanye publik untuk disiplin protokol kesehatan

Usai purnawirawan, Doni tetap berperan dalam ruang publik dengan menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI AD (PPAD) periode 2021–2026, serta dipercaya Menteri BUMN Erick Thohir menjadi Komisaris Utama MIND ID dan Inalum sejak 10 Juni 2021.

Doni Monardo wafat pada 3 Desember 2023 karena sakit stroke. Ia berpulang sehingga dirawat intensif di rumah sakit sejak 22 September 2023.

Profil Achmad Yurianto

Kolonel CKM (Purn.) dr. Achmad Yurianto, M.A.R.S. lahir di Malang, 11 Maret 1962. Ia adalah seorang dokter dan perwira TNI yang dikenal publik sebagai Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 pada periode awal pandemi.

Sosok yang akrab disapa dr. Yuri ini mengawali kiprah kedokterannya setelah meraih gelar dokter dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada 1988, kemudian melanjutkan pendidikan magister Administrasi Rumah Sakit di Universitas Indonesia.

Karier dr. Yuri di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dimulai saat ia dipercaya menjadi Kepala Pusat Krisis Kesehatan, sebelum menjabat Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dan kemudian menjadi Direktur Jenderal P2P pada awal 2020.

Ketika pandemi COVID-19 melanda Indonesia, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, menjadikannya salah satu wajah paling dikenal publik pada masa krisis kesehatan tersebut.

Setelah masa tugasnya sebagai jubir berakhir, ia dilantik sebagai Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi, lalu dipercaya Presiden menjadi Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan berdasarkan Keppres Nomor 37 Tahun 2021.

Achmad Yurianto meninggal dunia pada Sabtu, 21 Mei 2022 pukul 18.58 WIB di RSUD Saiful Anwar, Malang, setelah menjalani perawatan akibat kanker usus.

Ia tutup usia pada usia 60 tahun dan dimakamkan secara militer pada 22 Mei 2022 di pemakaman umum Dusun Areng-Areng, Dadaprejo, Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Baca juga artikel terkait BNPB atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra