tirto.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengaku telah memiliki strategi sederhana dalam tata kelola limbah makanan atau food waste yang dihasilkan dari program makan bergizi gratis (MBG).
Untuk diketahui, sisa makanan atau food waste dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai 1,1 hingga 1,4 juta ton per tahunnya. Angka itu berdasarkan kajian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Zulhas mengatakan, saat ini pemerintah telah bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk LSM (NGO) dan swasta untuk mengelola sisa makanan agar tidak terbuang sia-sia.
Berbagai pendekatan, kata Zulhas, sedang dilakukan, mulai dari pemanfaatan sisa makanan yang masih layak konsumsi, pengelolaan untuk pakan ternak, hingga transformasi menjadi energi.
"Kita sudah kerjasama dengan pihak-pihak yang terkait, termasuk para NGO dan teman-teman kita yang lain," ujar Zulhas di Istana Jakarta, Senin (25/5/2025).
Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait waste to energy sebagai bagian dari solusi terintegrasi terhadap limbah pangan nasional.
"Nanti akan selesai Perpres waste to energy," imbuh dia.
Lebih lanjut, Zulhas menegaskan bahwa penanganan limbah ini pangan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Kerja sama lintas sektor, menurutnya menjadi kunci untuk mencapai target ambisius menuju zero food waste.
"Saya terus-menerus mengajak, karena food waste, food loss itu tanggung jawab kita semuanya. Bukan hanya tanggung jawab BGN, Menko Pangan, tapi tanggung jawab kita semuanya," ujarnya.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id






































