tirto.id - Saham CDIA, milik emiten PT Chandra Daya Investasi Tbk, resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025. CDIA bergerak di sektor infrastruktur energi, logistik, pengolahan air, dan kepelabuhan. Berapa harga sahamnya sekarang?
Perusahaan ini mencatatkan saham perdananya melalui skema penawaran umum perdana saham (IPO), dengan melepas sekitar 10% (12,48 miliar) saham ke publik.
Pencatatan saham ini menjadi bagian dari strategi perluasan bisnis dan pendanaan jangka panjang. Per 9 Juli 2025, saham CDIA tercatat dengan harga pembukaan Rp256 per saham, naik dari harga IPO yang ditetapkan di Rp190.
Saham CDIA Punya Siapa?
Dari laman IDX, PT Chandra Asri Pacific Tbk menjadi pemegang saham utama dari PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) dengan persentase 60%.
Di tempat kedua pemegang saham terbesar CDIA adalah Phoenix Power B.V. dengan persentase kepemilikan sebesar 30%, kemudian 10% sisanya akan dimiliki oleh masyarakat luas.
Phoenix Power B.V. adalah perusahaan Thailand yang bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik.
Antusiasme masyarakat terhadap saham CDIA ini tentu tidak terlepas dari nama besar Prajogo Pangestu, bos Chandra Asri Group yang juga memiliki beberapa perusahaan lain yang sudah terlebih dahulu melantai di BEI seperti PT Barito Pacific (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific TBK (TPIA), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
PT Chandra Daya Investasi Bergerak di Bidang Apa?
PT Chandra Daya Investasi adalah perusahaan yang berada di bawah Chandra Asri Group. Dikutip dari laman resmi perusahaan, Chandra Asri Group sendiri mulai berdiri sejak tahun 1992 sebagai naphtha cracker pertama dan satu-satunya di Indonesia, memproduksi bahan baku utama untuk industri seperti olefin, polyolefin, styrene monomer, dan butadiene.
Chandra Asri Group merupakan entitas yang berada di bawah naungan Barito Pacific Group, yang memegang kepemilikan mayoritas atas perusahaan ini. Pada tahun 2011, Chandra Asri Group membentuk kemitraan strategis dengan Siam Cement Group (SCG) melalui anak usahanya, SCG Chemicals, yang kini menjadi salah satu pemegang saham utama.
Kemudian, pada 2021, perusahaan menjalin kerja sama dengan ThaiOil Public Company Limited (ThaiOil) sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini semakin memperkuat posisi Chandra Asri Group dalam mendorong pertumbuhan industri di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Saat ini, Chandra Asri Group telah memperluas portofolio bisnis untuk mencakup industri energi, kimia, dan infrastruktur, mulai dari energi listrik, air, logistik, dan kepelabuhanan dan penyimpanan.
Visi Chandra Asri Group adalah perusahaan solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Asia Tenggara, sedangkan misi perusahaan ini adalah menciptakan nilai dan membina kemitraan untuk masa depan yang berkelanjutan.
Harga Saham CDIA Terkini
Harga saham CDIA per 10 Juli 2025 pagi ini adalah Rp320 per lembar. Harga CDIA per lot adalah Rp32.000. Satu lot=100 lembar.
Setelah IPO pada 9 Juli, sahamnya melejit dari Rp190 saat IPO menjadi Rp320. Ini mencerminkan antusiasme investor terhadap potensi bisnis infrastruktur di bawah Barito Pacific Group.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































