tirto.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengangkat Alex Widi Kristiano sebagai anggota Dewan Komisaris Perseroan untuk masa jabatan 2024-2028. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu (12/8/2026).
Pengangkatan Alex Widi Kristiano dilakukan untuk mengisi posisi Dewan Komisaris yang lowong setelah Oki Ramadana mengundurkan diri seiring berakhirnya masa jabatannya sebagai Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas.
Pengunduran diri Oki disampaikan secara resmi lewat surat tertanggal 13 Mei 2026 dan telah diterima oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 29 Mei 2026.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menjelaskan bahwa proses pengisian posisi lowong tersebut telah memenuhi seluruh ketentuan dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 58/POJK.04/2016 serta Anggaran Dasar BEI, yang mensyaratkan calon komisaris pengganti memiliki latar belakang Direktur Perusahaan Efek Anggota Bursa.
"Anggota Dewan Komisaris Perseroan yang telah secara resmi diangkat dalam rapat adalah Bapak Alex Widi Kristiano. Adapun, masa jabatan anggota Dewan Komisaris Perseroan tersebut adalah meneruskan sisa masa jabatan dari anggota Dewan Komisaris Perseroan yang digantikannya, yaitu untuk masa jabatan 2024-2028," ujar Jeffrey Hendrik.
Jeffrey menambahkan, Direksi BEI sebelumnya telah menerima surat penetapan dari OJK tertanggal 4 Agustus 2026 mengenai persetujuan calon anggota Dewan Komisaris pengganti hasil usulan kelompok anggota bursa selaku pemegang saham.
Perubahan Nama Pemegang Saham dan Aksi Buyback
Selain menetapkan susunan Dewan Komisaris yang baru, RUPSLB BEI juga mengesahkan perubahan susunan dan nama beberapa pemegang saham Perseroan. Perubahan nama tersebut meliputi empat perusahaan efek Anggota Bursa: PT Universal Broker Indonesia Sekuritas berganti nama menjadi PT Laba Sekuritas Indonesia, PT UOB Kay Hian Sekuritas berganti nama menjadi PT Kay Hian Sekuritas.
Lalu, PT OSO Sekuritas Indonesia berganti nama menjadi PT Sukadana Prima Sekuritas dan PT Jasa Utama Capital berganti nama menjadi PT Yakin Bertumbuh Sekuritas.
Rapat turut mengonfirmasi peralihan dua unit saham milik PT IMG Sekuritas dan PT HSBC Sekuritas Indonesia kepada BEI sebagai konsekuensi dari pelaksanaan pembelian kembali atau buyback saham oleh perseroan.
"Perubahan tersebut mengakibatkan perubahan data pemegang saham Bursa Efek Indonesia sebagaimana tercantum dalam daftar pemegang saham Bursa," kata Jeffrey.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id






































