tirto.id - Nilai tukar rupiah dibuka melemah ke posisi Rp16.885 per dolar AS pada perdagangan Jumat pagi (6/2/2026). Mengutip Bloomberg, mata uang Garuda tercatat merosot 43 poin dari level Rp16.842 dibandingkan penutupan hari sebelumnya, di tengah pergerakan variatif mata uang kawasan Asia terhadap greenback.
Sementara itu, pergerakan mata uang kawasan Asia terpantau bervariasi pada perdagangan pagi ini.
Yen Jepang (JPY) terpantau menguat 0,17 persen, dolar Hongkong (HKD) menguat 0,04 persen, dolar Singapura (SGD) menguat 0,12 persen, dolar Taiwan (TWD) melemah 0,01 persen, Won Korea (KRW) melemah 0,29 persen.
Lalu, Peso Filipina (PHP) menguat 0,15 persen, Rupee India (INR) menguat 0,07 persen, Yen Cina (CNY) melemah 0,03 persen, Ringgit Malaysia (MYR) melemah 0,09 persen, dan Baht Thailand (THB) menguat 0,44 persen.
Di sisi lain, mata uang negara-negara Eropa terpantau juga bergerak bervariasi terhadap dolar.
Euro (EUR) melemah 0,09 persen;
Pound Sterling (GBP) melemah 0,12 persen;
Franc Swiss (CHF) menguat 0,13 persen;
Krona Swedia (SEK) stagnan; dan
Krone Denmark (DKK) menguat 0,09 persen.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menyebutkan perdagangan rupiah diperkirakan bakal ditutup melemah pada Jumat ini.
"Untuk perdagangan besok [hari ini], mata uang rupiah fluktuatif. Namun, ditutup melemah direntang Rp16.840-Rp16.900," sebut Ibrahim.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id





































