tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah ke level Rp17.706 pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026). Rupiah melemah 38 poin atau 0,22 persen dari penutupan sebelumnya di level Rp17.668.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menilai pelemehan rupiah masih dipengaruhi faktor eksternal, salah satunya pemilihan Kevin Warsh sebagai Ketua baru The Fed setelah Senat AS memberikan suara atas persetujuan dirinya menggantikan Jerome Powell.
"Investor tetap berhati-hati karena pasar mengevaluasi bagaimana arah kebijakan Fed dapat berkembang di bawah kepemimpinan baru," ujarnya dalam rilis harian.
Faktor lainnya adalah Keputusan Presiden AS Donald Trump menunda serangan yang direncanakan terhadap Iran dan memungkinkan negosiasi untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Trump mengatakan ada peluang yang sangat baik AS dapat mencapai kesepakatan dengan Iran untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir. Di satu sisi, konflik Timur Tengah secara efektif telah menutup Selat Hormuz. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengkonfirmasi bahwa posisi Teheran telah disampaikan kepada AS melalui Pakistan.
"Seorang pejabat Pakistan, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan Islamabad telah menyampaikan proposal baru antara kedua pihak tetapi mencatat kemajuan yang lambat," tutur Ibrahim. "Sementara itu, Washington telah setuju untuk mencabut sanksi atas ekspor minyak Teheran selama negosiasi, tetapi seorang pejabat AS membantah klaim tersebut," lanjut dia.
Sementara itu, dari dalam negeri, ketergantungan tinggi Indonesia terhadap impor turut menjadi salah satu penekan rupiah hari ini. Inflasi yang dapat disebabkan akibat kenaikan harga komoditas impor, terutama pangan, berisiko menimbulkan kenaikan harga-harga di dalam negeri
"Ketergantungan impor Indonesia terhadap sejumlah komoditas pangan masih sangat tinggi. Gandum sepenuhnya impor, kedelai sekitar 90 persen masih dipenuhi dari impor," sebut Ibrahim.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































