tirto.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah ke level Rp17.907 pada perdagangan hari ini, Selasa (30/6/2026). Rupiah melemah 56 poin atau 0,31 persen dari penutupan sebelumnya di level Rp17.851 per dolar AS.
Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi, menuturkan pasar masih menunggu data neraca perdagangan pada Mei 2026. Mengingat, terdapat defisit transaksi berjalan dan anggaran yang melebar pada April 2026.
Surplus perdagangan yang menyusut dinilai akan memberikan tekanan terhadap defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) pada tahun ini.
"Kondisi tersebut berpotensi memperlemah ketahanan eksternal dan meningkatkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah jika tidak diimbangi oleh masuknya aliran modal asing," ujarnya dalam rilis harian, Selasa (30/6/2026).
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus perdagangan Indonesia secara kumulatif sampai April 2026 5,64 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan periode Januari-April 2025 yang berada di atas 10 miliar dolar AS.
Penyusutan surplus perdagangan tersebut dinilai akan berdampak langsung pada pelebaran defisit transaksi berjalan. Sementara itu, pada kuartal I 2026, transaksi berjalan Indonesia sudah mencatat defisit sekitar 4 miliar dolar AS.
Selain rilis neraca perdagangan, Undang-Undang P2SK baru yang memberikan kekebalan hukum menyeluruh bagi pembeli obligasi Danantara, juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor tentang tata kelola dan transparansi bisnis di Indonesia.
Sementara itu, faktor eskternal melemahnya rupiah masih dipengaruhi kelanjutan pembicaraan AS-Iran di tengah serangan rudal akhir pekan lalu dari kedua belah pihak.
"Lalu, keyakinan yang semakin besar bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku bunga setidaknya sekali tahun ini. Hal ini terjadi setelah bank sentral menunjukkan sikap hawkish selama pertemuan Juni, dengan beberapa pembuat kebijakan terlihat menyerukan kenaikan suku bunga," tutur Ibrahim.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id







































