Menuju konten utama

60 Ribu Mahasiswa Tak Daftar Ulang, DPR Minta Beasiswa Ditambah

Lalu mengakui biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dinilai mahal juga menjadi salah satu penyebab calon mahasiswa mengurungkan niat melanjutkan kuliah.

60 Ribu Mahasiswa Tak Daftar Ulang, DPR Minta Beasiswa Ditambah
Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani memimpin rapat kerja dengan pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta agar Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek), Brian Yuliarto, memperbanyak beasiswa dan afirmasi bagi mahasiswa menyusul temuan puluhan ribu calon mahasiswa yang belum melakukan daftar ulang setelah dinyatakan lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Penambahan ini termasuk dengan memperbesar porsi bagi calon mahasiswa yang kurang mampu.

“Kami meminta kepada Mendikti Saintek untuk memperbanyak lagi beasiswa, memperbanyak lagi afirmasi kampus-kampus yang ada hari ini, tolong afirmasi untuk calon-calon siswa-siswi kita yang kurang mampu juga diperbesar porsinya untuk menampung semua itu,” kata Lalu kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Selasa (30/6/2026).

Menurut dia, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan calon mahasiswa belum menyelesaikan registrasi ulang, seperti diterima di sekolah kedinasan. Kemudian ada temuan yang memilih perguruan tinggi lain karena lolos pada pilihan kedua atau ketiga.

Selain itu, ada pula yang diterima sebagai anggota TNI maupun Polri.

Lalu mengakui biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dinilai mahal juga menjadi salah satu penyebab calon mahasiswa mengurungkan niat melanjutkan kuliah. Namun, dia menegaskan kondisi tersebut tidak terjadi di seluruh perguruan tinggi negeri.

"Keempat informasinya biaya UKT mahal. UKT ini saya sampaikan tidak semuanya mahal. Ada kampus-kampus, contoh di dapil saya di Universitas Mataram, UKT itu ada yang Rp500 ribu per semester," katanya.

Oleh karena itu, politikus PKB ini mengimbau calon mahasiswa yang telah dinyatakan lolos seleksi agar tetap melakukan registrasi terlebih dahulu dan menunggu penetapan besaran UKT sebelum memutuskan mengundurkan diri.

"Daftar saja dulu. Nanti akan keluar jumlah atau besaran UKT yang harus dibayar," ucapnya.

Sebelumnya, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memaparkan data pelaksanaan penerimaan mahasiswa tahun 2025.

Dari total daya tampung awal sebanyak 627.957 kursi melalui jalur SNBP, SNBT, dan seleksi mandiri. Adapun itu, sebanyak 60.131 calon mahasiswa tercatat tidak melakukan daftar ulang.

Panitia SNPMB menjelaskan angka tersebut merupakan akumulasi dari seluruh jalur penerimaan pada 2025, bukan hanya berasal dari satu jalur seleksi.

Baca juga artikel terkait PENERIMAAN MAHASISWA BARU atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher