Menuju konten utama

Kemendikdasmen Bangun Studio Nasional Guru di Jakarta Tahun Ini

Guru-guru terbaik nantinya akan melakukan siaran dari studio terpusat tersebut. Simak selengkapnya.

Kemendikdasmen Bangun Studio Nasional Guru di Jakarta Tahun Ini
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan membangun studio terpusat nasional bagi guru-guru terbaik di Jakarta tahun ini.

Mendikdasmen, Abdul Mu'ti, mengatakan pembangunan studio tersebut sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Mu'ti, studio itu akan memanfaatkan kembali studio TV milik Kementerian Pendidikan yang pernah digunakan sebelumnya.

"Studio terpusat gurunya, guru-guru kami sendiri. Jadi studio terpusat itu nanti kita bangun di Jakarta, yang dulu kita kan punya. Dulu ya punya studio TV pendidikan. Nah nanti kita pakai lagi studio itu, kita renov, kita perbaiki sesuai dengan kebutuhan untuk studio seperti yang disampaikan Pak Presiden tadi. Sementara nanti kita bangun di Jakarta tahun ini," kata Mu'ti usai menghadiri rapat RAPBN di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Untuk daerah, Mu'ti mengatakan pemerintah akan memanfaatkan UPT yang ada di setiap provinsi. Dia menyebut guru-guru terbaik akan melakukan siaran dari studio terpusat tersebut. Dia juga membuka kemungkinan mengundang guru dari negara lain.

"Nah gurunya dari guru-guru terbaik yang kita miliki, tapi kalau memang diperlukan untuk keahlian tertentu bisa aja kita minta misalnya guru profesional yang nanti kita kerjasamakan dengan negara tertentu," tutur Mu'ti.

Sebelumnya, dalam pidatonya, Prabowo mengatakan pemerintah berencana membuat studio terpusat agar guru-guru terbaik dapat melakukan siaran terkait mata pelajaran yang bisa diakses oleh ribuan sekolah.

"Pelajaran apapun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik. Termasuk bahasa asing, bahasa asing mutlak harus kita kuasai," ucap Prabowo.

Dia juga mengatakan para siswa harus belajar bahasa asing sejak kelas satu SD, seperti bahasa Jepang, Spanyol, Arab, Mandarin, dan Prancis. Menurut dia, kemampuan tersebut dapat menjadi modal di dunia kerja.

Baca juga artikel terkait MENDIKDASMEN atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Anggun P Situmorang