Menuju konten utama

Tidak Benar, Tautan Pendaftaran Bantuan Bibit Ternak Tahun 2026

Tautan yang disertakan tidak berasal dari kanal resmi milik pemerintah maupun Kementerian Pertanian dan berujung pada permintaan data pribadi.

Tidak Benar, Tautan Pendaftaran Bantuan Bibit Ternak Tahun 2026
Header Periksa Fakta Bantuan Bibit Ternak. tirto.id/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim adanya pembukaan pendaftaran program pemerintah tahun anggaran 2026 bantuan bibit ayam, ikan, kambing dan sapi dengan kuota terbatas yaitu 5 ribu penerima bantuan.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Mistiyah SP.d” (arsip) pada Jumat (11/82026). Dalam unggahan tersebut menampilkan gambar hewan ternak ayam, ikan, sapi dan kandangnya, dengan dituliskan narasi, “PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2026. BANTUAN BIBIT AYAM, IKAN, SAPI & KAMBING. MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN & KESEJAHTERAAN MASYARAKAT.

Pengunggah juga mencantumkan tautan yang diklaim sebagai tautan pendaftaran bantuan berikut https://daftardisinisekarangjuga.vercel.app/, dan dituliskan keterangan fasilitas bantuan, syarat peserta serta tautan melalui Telegram yang diklaim untuk mendapatkan program bantuan tersebut, adapun pendaftaran dapat dilakukan secara gratis.

Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam,ikan,kambing dan Sapi

Kuota nasional terbatas 5.000 peserta

Fasilitas Bantuan :

Ternak Ayam

Ternak Ikan

Ternak Kambing/Domba

Ternak Sapi

Pakan Ternak

Imunisasi Dan Pelatihan Beternak

Modal Usaha

Syarat Peserta:

Warga Negara Indonesia

Memiliki lahan atau kandang ternak

Bersedia irtengikuti pelatihan resmi

Mengisi formulir pendaftaran online

PERIODE PENDAFTARAN:

2026

Info pendaftaran silahkan klik daftar di postingan atau klik link dibawah ini

GRATIS TIDAK DI PUNGUT BIAYA.”

Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (14/8/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 15 tanda suka dan 3 komentar. Salah satu komentar tertulis menanyakan kebenaran informasi tersebut dan yang lainnya memuji program tersebut.

Tirto juga menemukan unggahan lain pada akun Facebook “Mistiyah SP.d” yang diunggah pada Sabtu (12/8/2026) dan unggahan serupa pada akun “Bantua sosial" yang mencantumkan tautan pendaftaran bantuan bibit ternak tahun 2026.

Lantas, benarkah pemerintah membuka pendaftaran program bantuan bibit ayam, ikan, kambing dan sapi tahun 2026 melalui tautan tidak resmi dan Telegram?

Periksa Fakta Bantuan Bibit Ternak

Periksa Fakta Bantuan Bibit Ternak. FOTO/Hotline Periksa Fakta Tirto

Penelusuran Fakta

Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah klaim. Di situ ditemukan informasi bahwa akun tersebut merupakan akun pribadi mengatasnamakan Dinas Pertanian, memiliki 305 pengikut, dan mencantumkan keterangan pada bio profil, “Daftar sekarang melalui link 👇👇 https://daftardisinisekarangjuga.vercel.app/ .

Dari situ diketahui bahwa akun tersebut bukan akun resmi dan tidak ada kaitannya dengan pemerintah maupun Dinas Pertanian. Adapun akun Facebook resmi milik Kementerian Pertanian RI memiliki 315 ribu pengikut dan bercentang biru.

Lebih lanjut, Tirto mencoba membuka tautan yang diklaim untuk mendaftar bantuan bibit ternak tahun 2026 https://daftardisinisekarangjuga.vercel.app/. Tautan tersebut mengarahkan pengunjung ke laman dengan tulisan “Daftar Sekarang” dan pengisian data diri berupa nama lengkap dan nomor Telegram aktif. Dalam laman tersebut juga disertakan nama-nama yang berhasil mendaftar untuk meyakinkan pengunjung.

Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirim melalui Telegram. Pengunggah juga mencantumkan nama-nama yang telah berhasil melakukan registrasi pada situs tersebut guna meyakinkan pengunjung untuk segera melakukan pendaftaran.

Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.

Selanjutnya, Tirto mencoba mengecek keaslian tautan yang diklaim untuk mendaftar program bantuan bibit ternak. Hasil analisis situs UrlScan menunjukkan bahwa tautan yang dibagikan tidak terafiliasi dan bukan situs resmi milik pemerintah.

Tautan tersebut milik AMAZON-02 - Amazon.com, Inc, berlokasi di Unites States dengan domain daftardisinisekarangjuga.vercel.app, dibuat pada 28 Juni 2026, berlaku selama 3 bulan dan tertulis sebagai situs malicious atau berbahaya.

Kementerian Pertanian RI, melaksanakan program prioritas Kementerian Pertanian pada 2026 berfokus pada pencapaian swasembada pangan nasional. Program utamanya mencakup pompanisasi dan percepatan luas tambah tanam untuk antisipasi kekeringan, optimasi lahan (Oplah), cetak sawah rakyat, penyediaan benih unggul, serta hilirisasi komoditas pertanian dan peternakan

Dalam akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian menegaskan tidak pernah meluncurkan program bantuan dengan mekanisme pendaftaran online gratis melalui tautan di media sosial seperti yang tertera pada gambar.

Waspada Hoax. Ada kabar soal "bantuan hewan ternak gratis"?

Hati-hati, bisa jadi itu berita palsu!

Selalu pastikan informasi yang Anda terima berasal dari: Website resmi, Media sosial terverifikasi, Dinas Peternakan atau Kementerian langsung. Saring sebelum sharing, agar kita semua aman dan tidak dirugikan.” Demikian keterangan Ditjen PKH dalam unggahan Instagram resmi Ditjen PKH, 24 Juli 2025.

Melansir laman Balai Pengelola Hasil Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengawalan program dan bantuan pertanian di seluruh Indonesia melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) yang menjalankan fungsi koordinasi wilayah di 38 provinsi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program prioritas pemerintah berjalan tepat sasaran, meningkatkan produksi, serta mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Bantuan pertanian di Indonesia umumnya diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian tingkat provinsi atau kabupaten/kota, serta badan atau lembaga terkait seperti Perum Bulog dan pemerintah pusat di bawah arahan Presiden.

Sebagaimana disebutkan dalam petunjuk teknis pada laman Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, untuk mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) dari pemerintah, petani wajib tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang terdaftar resmi di desa dan Dinas Pertanian setempat.

Pengajuan dilakukan melalui musyawarah kelompok, pembuatan proposal resmi yang diketahui oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), hingga verifikasi data ke dinas kabupaten atau kota.

Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa pemerintah membuka pendaftaran program pemerintah tahun anggaran 2026 bantuan bibit ayam, ikan, kambing, dan sapi dengan kuota terbatas yaitu 5 ribu penerima bantuan adalah tidak benar dan berpotensi pada penipuan.

Kesimpulan

Hasil penelusuran menunjukkan, klaim adanya tautan untuk mendaftar program pemerintah tahun anggaran 2026 bantuan bibit ayam, ikan, kambing, dan sapi dengan kuota terbatas yaitu 5 ribu penerima bantuan, bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian menegaskan tidak pernah meluncurkan program bantuan dengan mekanisme pendaftaran online gratis melalui tautan di media sosial.

Adapun tautan yang disertakan tidak berasal dari kanal resmi milik pemerintah maupun Kementerian Pertanian dan berujung pada permintaan data pribadi. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait KEMENTERIAN PERTANIAN atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto