Menuju konten utama

Rekam Jejak Perry Warjiyo Gubernur BI yang Mundur & Kekayaannya

Profil Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia yang mengundurkan diri dari jabatannya. Perry telah menjadi gubernur BI sejak 2018.

Rekam Jejak Perry Warjiyo Gubernur BI yang Mundur & Kekayaannya
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo berjalan untuk mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (30/7/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mundur dari jabatannya. Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Senin (27/7/2026).

"Per kemarin, secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Bank Indonesia, Senin (27/7) pagi.

Perry Warjiyo menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023 dan kemudian kembali ditetapkan menjadi Gubernur Bank Indonesia untuk periode 2023-2028.

Profil Perry Warjiyo

Sebelum menjadi sebagai Gubernur BI, Perry menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2013-2018. Dalam kurun waktu 2009-2013, Perry juga menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial dan internasional, serta Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia.

Perry Warjiyo lahir di Sukoharjo tahun 1959. Setelah menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 1982, Perry Warjiyo melanjutkan pendidikan di Iowa State University hingga meraih gelar Master pada tahun 1989 dan meraih gelar Ph.D di tahun 1991.

Sebelum kembali menjadi bagian dari Bank Indonesia pada 2009, Perry menduduki posisi penting selama 2 tahun sebagai Direktur Eksekutif di International Monetary Fund (IMF), mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group pada tahun 2007-2009.

Mengutip laman resmi BI, Perry memiliki karier yang panjang dan cemerlang di BI sejak tahun 1984, khususnya di area riset ekonomi dan kebijakan moneter, isu-isu internasional, transformasi organisasi dan strategi kebijakan moneter, pendidikan dan riset kebanksentralan, pengelolaan devisa dan utang luar negeri, serta Biro Gubernur. 

Di bawah kepemimpinan Perry, BI memperoleh sejumlah penghargaan, antara lain The Best Central Bank of the Year dari Global Islamic Finance Awards (GIFA) tahun 2022 dan 2018, Best Asset Owner in Southeast Asia dalam Institutional Excellence Award dari Asian Investor tahun 2022, hingga The Best Systemic and Prudential Regulator in Asia Pacific Award dari The Asian Banker tahun 2021.

Perry gemar menulis dan pernah menerbitkan sejumlah buku, jurnal, dan makalah di bidang ekonomi, moneter, dan isu-isu internasional.

Beberapa buku hasil karyanya adalah Central Bank Policy Mix: Issues, Challenges, and Policy Responses (2020), Kebijakan Bank Sentral: Teori dan Praktik (2016), dan Kebijakan Moneter di Indonesia (2003).

Harta Kekayaan Perry Warjiyo

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 yang disampaikan pada 15 Maret 2026, Perry memiliki total harta kekayaan sebesar Rp80.500.957.247 (sekitar Rp80,5 miliar) dan tidak memiliki utang yang dilaporkan.

Komposisi kekayaannya didominasi oleh aset tanah dan bangunan senilai Rp52.326.069.532 yang tersebar di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Tangerang Selatan, Sleman, Sukoharjo, dan Karawang.

Selain itu, Perry Warjiyo memiliki satu unit mobil Mercedes Benz S450 tahun 2023 senilai Rp2.085.625.000, harta bergerak lainnya sebesar Rp1.032.000.000, surat berharga senilai Rp20.878.577.399, kas dan setara kas sebesar Rp2.193.118.483, serta harta lainnya senilai Rp1.985.566.833.

Dengan tidak adanya kewajiban utang yang tercantum dalam laporan tersebut, total harta kekayaan yang dimiliki Perry Warjiyo mencapai Rp80,5 miliar.

Baca juga artikel terkait GUBERNUR BI atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Flash News
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Fahreza Rizky