tirto.id - 23 program kemahasiswaan pada Kampus Berdampak tahun 2025 terdiri dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), hingga Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE).
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) meluncurkan inisiatif strategis bertajuk Diktisaintek Berdampak pada 2 Mei 2025 atau bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Program dirancang sebagai arah baru kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi untuk memperkuat kontribusi akademik dalam pembangunan nasional dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Diktisaintek Berdampak dinilai sebagai langkah transformatif dalam menjawab tantangan zaman. Salah satu elemen utama adalah penggantian program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan Kampus Berdampak.
Program baru mendorong perguruan tinggi menjadi agen perubahan sosial dan ekonomi yang aktif di masyarakat. Hal ini dimulai dari pembangunan desa, pemberdayaan UMKM, pelestarian lingkungan, hingga penguatan karakter generasi muda.
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, lalu diluncurkan Program Kemahasiswaan 2025 yang memfasilitasi pengembangan keterampilan kritis, inovatif, dan solutif.
Melalui berbagai kegiatan, mahasiswa didorong untuk terlibat dalam proyek pengabdian yang menjawab persoalan masyarakat, sekaligus memperkuat kompetensi akademik dan kepedulian sosial.
23 Program Kemahasiswaan pada Kampus Berdampak Tahun 2025
Program Kemahasiswaan dalam skema Kampus Berdampak 2025 fokus membentuk mahasiswa sebagai aktor perubahan yang berdaya saing global.
Program imencakup kegiatan yang mendukung pengembangan diri, kewirausahaan, inovasi teknologi, serta kontribusi sosial.
Berikut adalah daftar program unggulan yang ditawarkan pada Kampus Berdampak tahun 2025:
- Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
- Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS)
- Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha
- Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia Expo
- Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa)
- Abdidaya Ormawa
- Magang Berdampak
- Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI)
- National University Debating Championship (NUDC)
- Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA)
- Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satriadata)
- Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres)
- Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional
- Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS)
- Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI)
- Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI)
- Kompetisi Mahasiswa Nasional Bidang Ilmu Manajemen dan Keuangan (KBMK)
- Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM)
- Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi dan Komunikasi (GEMASTIK)
- Kontes Kapal Indonesia (KKI)
- Kontes Robot Indonesia (KRI)
- Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI)
- Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE).
Kapan Program Kampus Berdampak Akan Dimulai?
Program Kampus Berdampak mulai diberlakukan secara resmi pada Jumat, 2 Mei 2025, bersamaan dengan puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Momentum ini menandai peralihan dari kebijakan sebelumnya menuju pendekatan baru yang lebih menekankan dampak konkret dari kontribusi perguruan tinggi dan mahasiswa.
Sebelum peluncuran resmi, Kemdiktisaintek telah memperkenalkan inisiatif ini dalam acara “Ngopi Bareng Kemdiktisaintek” pada 29 April 2025.
Sebagai bagian dari pelaksanaan awal, lalu digelar Festival Kampus Berdampak yang melibatkan berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Festival menjadi ruang kolaborasi antara kampus, industri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya.
Salah satu kegiatan utama dalam festival adalah kompetisi video pendek mahasiswa. Pemenang diumumkan pada acara puncak Hardiknas 2025 hingga menandai semangat baru yang diusung gerakan #KampusBerdampak.
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id





































