Menuju konten utama

Profil Tandyo Budi Revita Wakil Panglima TNI yang Baru Dilantik

Simak profil Letjen Tandyo Budi Revita Wakil Panglima TNI yang baru dilantik oleh Presiden Prabowo dan rekam jejaknya.

Profil Tandyo Budi Revita Wakil Panglima TNI yang Baru Dilantik
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Tandyo Budi Revita di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2024).(FOTO/Dok. Kementan)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto melantik Letnan Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI dalam upacara militer yang digelar pada Minggu (10/8/2025) di Batujajar, Bandung Barat.

Pelantikan Letnan Jenderal Tandyo Budi Revita menandai kembalinya posisi Wakil Panglima TNI setelah kosong selama lebih dari dua dekade, tepatnya 25 tahun.

Sebelum pengangkatannya itu, Tandyo menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Tandyo pun resmi naik pangkat menjadi Jenderal bintang empat bersamaan dengan pelantikannya sebagai Wakil Panglima TNI.

Rekam jejak serta pengalaman yang luas di bidang militer dan pertahanan menjadi faktor utama pengangkatannya. Penunjukan Tandyo juga mencerminkan upaya Presiden untuk memperkuat struktur komando TNI demi meningkatkan efektivitas pertahanan nasional.

Profil Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita dan Rekam Jejaknya

Letnan Jenderal Tandyo Budi Revita lahir pada 21 Februari 1969 di Surakarta, Jawa Tengah. Ayahnya seorang guru, sementara sang ibunda beraktivitas di rumah.

Kakak Tandyo, Mayor Jenderal TNI (Purn) Nugroho Budi Wiryanto, pernah menjabat Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi dan Wakil Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat.

Karier ketentaraan Tandyo dimulai di Akademi Militer tahun 1991 dengan kecabangan Infanteri Kostrad. Ia juga menempuh berbagai pendidikan lanjutan seperti Sesarcabif, Dik PARA dan PARA Madya, Diklapa I dan II, Dik Pemburu, Dikreg XLIV Seskoad, Susdanyon, Sesko TNI, dan Lemhannas RI. Rangkaian pendidikan ini mempersiapkannya menghadapi tugas-tugas strategis di lingkungan TNI.

Tandyo pernah menempati berbagai posisi komando dan staf strategis, termasuk Komandan Tim Khusus Combat Intelligence Yonif Linud 330/Tri Dharma, Komandan Depo Pendidikan Bela Negara Rindam II/Sriwijaya, Komandan Yonif Linud 330/Tri Dharma, serta Komandan Brigif Linud 17/Kujang I. Jabatan lain yang diembannya antara lain Asops Kasdam VII/Wirabuana, Komandan Rindam IX/Udayana, dan Danmentar Akademi Militer.

Tandyo juga memegang posisi tinggi di Kementerian Pertahanan, seperti Direktur Bela Negara Ditjen Potensi Pertahanan (2018–2019), Direktur Kerah Pengamanan Ditjen Strategi Pertahanan (2019–2021), dan Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Kementerian Pertahanan (2021–2023).

Sebelum diangkat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada Februari 2024, Tandyo menjabat Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro.

Pelantikan Tandyo sebagai Wakil Panglima TNI pada 10 Agustus 2025 sekaligus menandai pengaktifan kembali jabatan yang sudah lama kosong sejak dihapus lebih dari dua dekade lalu. Bersamaan dengan kenaikan pangkat menjadi Jenderal bintang empat, Tandyo kini menempati posisi strategis di pucuk pimpinan TNI.

Sepanjang kariernya, Tandyo meraih berbagai penghargaan dan brevet kehormatan, termasuk Master Parachutist Badge (U.S. Army), Brevet Pemburu, Brevet Para Raider, serta sejumlah tanda jasa seperti Bintang Dharma dan Bintang Kartika Eka Paksi.

Rekam jejaknya yang luas dan pengalaman di berbagai posisi kunci menjadikannya figur penting dalam kepemimpinan TNI saat ini.

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Astam Mulyana

tirto.id - Flash News
Kontributor: Astam Mulyana
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Indyra Yasmin