tirto.id - Beredar isu pencopotan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Prabumulih di Sumatera Selatan, yakni Roni Ardiansyah oleh Wali Kota. Isu ini mencuat lantaran Kepsek menegur salah satu muridnya yang diduga merupakan anak dari pejabat penting di Prabumulih karena membawa mobil ke lingkungan sekolah.
Melalui potongan video yang ramai di media sosial terlihat tangis haru siswa saat melepas Kepsek mereka. Roni pun terlihat tidak mampu menahan tangis saat menyalami muridnya.
Selain Roni Ardiansyah, seorang petugas keamanan sekolah juga diduga dipindahkan karena alasan yang sama. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Prabumulih serta dinas telah memberikan klarifikasi mengenai isu yang beredar di media sosial saat ini.
Profil Kepsek SMPN 1 Prabumulih
Roni Ardiansyah dikenal sebagai kepala sekolah sejak Agustus 2023. Sebelum menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMPN 1 Prabumulih, ia sempat menjabat sebagai kepala sekolah lain di wilayah Prabumulih selama sembilan tahun.
Roni dikenal sebagai sosok yang inovatif dan penuh prestasi sebagai seorang pengajar. Ia juga pernah dikirim ke China sebagai bentuk apresiasi.
Selain sebagai seorang pengajar, Roni Ardiansyah diketahui berprofesi juga sebagai seorang profesional wedding dan pembawa acara (MC). Hal ini diketahui dalam bio di laman Instagram resminya @ardiansyah2664.
Benarkah Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dipecat Wali Kota?
Berdasarkan narasi yang ramai di media sosial, Roni diduga dicopot dari jabatannya setelah menegur seorang siswa yang merupakan anak dari Wali Kota Prabumulih, H. Arlan karena membawa mobil ke sekolah.
Melalui penjelasan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Prabumulih, Darmadi, menyebut bahwa Roni dimutasi sebagai bentuk penyegaran organisasi.
Darmadi menyebut, Rono Ardiansyah akan dipindahkan ke SMP negeri lain di wilayah Prabumulih sebagai guru biasa.
"Sementara sebagai guru biasa dan masih menunggu SK terbit," ujar Darmadi.
Saat dikonfirmasi, A Darmadi membenarkan adanya perubahan pimpinan sekolah atas permintaan Wali Kota.
“Benar, pergantian ini merupakan permintaan langsung dari Pak Wali Kota,” ucap Darmadi, Selasa (16/9).
Namun, saat ditanya apakah mutasi ini berkaitan dengan isu teguran, Darmadi enggan memberikan tanggapan lebih lanjut.
“Bukan karena hal itu, ini hanya untuk penyegaran di lingkungan SMPN 1 Prabumulih,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan beserta Wakil Wali Kota, Franky Naril mengklarifikasi isu mutasi Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih dan penjaga sekolah melalui akun Instagram pribadinya.
Arlan menyebut bahwa Kepsek SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardianyah dan penjaga sekolah Ageng Winoto belum dilakukan mutasi dan hanya sebatas teguran.
“di media mengatakan bahwa Pak Roni sudah diganti dan dipindahkan ke tempat lain, ini adalah berita hoax. Saya belum memindahkan Pak Roni, Saya baru menegur Pak Roni,” ujar Arlan melalui klarifikasi yang diunggah di Instagram pribadinya @cak.arlan_official, Selasa (16/9).
Lebih lanjut Arlan menyampaikan berita yang berkaitan dengan anaknya ialah tidak benar.
“lalu berita terkait anak Saya itu adalah berita hoax, anak Saya tidak membawa mobil ke sekolahan dan anak Saya diantar.” Ujarnya.
Dalam penutup klarfikasinya, Arlan menyampaikan permohonan maafnya kepada Pak Roni serta seluruh masyarakat mengenai isu yang beredar saat ini.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































