tirto.id - Profil Fitria Yusuf, pengusaha yang juga putri Jusuf Hamka menjadi bahasan hangat publik tanah air setelah ia dipanggil Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi perpanjangan konsesi Jalan Tol Cawang–Tanjung Priok–Ancol Timur–Jembatan Tiga/Pluit.
Sampai saat ini, status Fitria Yusuf masih sebatas saksi. Kejagung juga menolak untuk menjelaskan lebih lanjut kasus dugaan korupsi yang menyeret nama Fitria Yusuf tersebut karena masih dalam penyelidikan tertutup.
Profil Fitria Yusuf
Fitria Yusuf, yang akrab disapa Fifi, lahir di Jakarta pada tanggal 9 Desember 1982 sebagai putri sulung dari pasangan pengusaha ternama Jusuf Hamka dan Lena Burhanudin. Fifi menempuh pendidikan di St Hilda's Anglican School for Girls, Perth.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah, Fifi melanjutkan studinya ke Menlo College, Amerika Serikat, dan lulus pada tahun 2001 dengan gelar Bachelor of Science. Ia juga menyelesaikan pendidikan di GS Fame Institute of Business di Jakarta dan meraih gelar Bachelor of Business Administration dengan konsentrasi Pemasaran.
Fifi pernah bekerja sebagai kolumnis untuk majalah Eve. Pada tahun 2006, Fifi memulai langkah wirausahanya dengan membuka butik Ivy, yang mengusung konsep one-stop shopping.
Selanjutnya, pada tahun 2009, ia ikut mendirikan Twinkle-Twinkle, sebuah perusahaan yang memproduksi casing smartphone berhias kristal yang menyasar segmen pasar premium.
Di tahun yang sama, Fifi menulis buku Little Pink Book: Jakarta Style & Shopping Guide bersama Alexandra Dewi, yang menjadi panduan gaya hidup urban bagi kalangan perempuan muda ibu kota.
Namanya semakin dikenal luas setelah menerbitkan buku Hermes Temptation pada 2011, sebuah karya setebal 400 halaman yang membahas budaya jual-beli tas mewah merek Hermes di kalangan sosialita Jakarta. Buku ini menjadi bestseller nasional dan turut diterbitkan di Amerika Serikat.
Di luar dunia mode, Fifi sempat menjabat sebagai Komisaris PT Mitra International Resources TBL pada 2009 hingga 2011, dan dari 2011 menjadi CEO PT Fifefa International Jakarta.
Ia juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Aesthetic Beauty Guide Indonesia antara 2012–2013. Pada tahun 2014, ia melebarkan sayap ke bidang properti dan F&B melalui keikutsertaannya dalam Ozone Hotel & Eatery di Pantai Indah Kapuk.
Karier korporatnya semakin matang saat ia diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. (CMNP), perusahaan pengelola jalan tol pada Oktober 2015, setelah sebelumnya menjabat sebagai komisaris independen.
Sebagai figur publik, Fifi kerap tampil dalam berbagai forum seperti menjadi pembicara di Ideafest 2016 di Jakarta Convention Center dan tampil di Jakarta Fashion Week 2009. Dengan reputasi sebagai salah satu ikon mode Indonesia, namanya dikenal luas di berbagai media seperti Tatler, HighEnd, serta dalam kampanye brand seperti Senayan City, Kuningan City, dan Johnny Andrean.
Pada 31 Mei 2020, Fifi menikah dengan Wakid Khalid, seorang aktor keturunan Iran yang kini lebih fokus mengembangkan kariernya sebagai pengusaha.
Dugaan Kasus Korupsi yang Libatkan Fitria Yusuf
Fitria Yusuf telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Agung terkait penyelidikan dugaan korupsi dalam perpanjangan konsesi jalan tol Cawang–Tanjung Priok–Ancol Timur–Jembatan Tiga/Pluit yang dikelola oleh PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) pada Jumat, 12 September 2025.
Namun hingga saat ini status Fifi adalah saksi karena penyelidikan masih bersifat tertutup dan belum ada penetapan tersangka.
Fifi sendiri belum memberikan keterangan resmi atas pemanggilannya ke Kejaksaaan Agung.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id































