Menuju konten utama

Presiden Iran Kecam Serangan AS-Israel ke Rumah Sakit & Sekolah

Pezeshkian bersumpah Iran tidak akan tinggal diam atau menyerah atas serangan Amerika Serikat dan Israel.

Presiden Iran Kecam Serangan AS-Israel ke Rumah Sakit & Sekolah
Konfilk Iran, Amerika dan Israel. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengecam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang menargetkan rumah sakit dan sekolah di Iran. Pezeshkian pun menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Serangan terhadap rumah sakit menyerang kehidupan itu sendiri. Serangan terhadap sekolah menargetkan masa depan suatu bangsa. Menargetkan pasien dan anak-anak secara terang-terangan melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan,” kata Pezeshkian sebagaimana dikutip dari Anadolu Agency, Selasa (3/3/2026).

Dia bersumpah bahwa negaranya tidak akan tinggal diam atau menyerah atas serangan tersebut. Dia pun menegaskan dunia harus mengutuk tindakan AS dan Israel.

“Dunia harus mengutuknya. Saya berdiri bersama bangsa saya yang berduka. Iran tidak akan tinggal diam atau menyerah pada kejahatan ini,” tegas dia.

Setidaknya, sebanyak 165 orang tewas ketika pesawat tempur Israel dan AS menyerang sebuah sekolah di kota Minab di provinsi Hormozgan selatan Iran pada hari Sabtu, (28/2/2026), menurut otoritas Iran.

Diketahui, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Sabtu, sehingga menewaskan lebih dari 550 warga sipil Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan para pejabat militer tinggi.

Teheran membalas dengan serangkaian serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, aset AS, dan beberapa negara Teluk.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto