tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan perputaran ekonomi di Jakarta selama masa libur Lebaran 2026 mencatatkan rekor fantastis. Melalui program "Mudik ke Jakarta", total transaksi wisata di ibu kota diproyeksikan menembus angka Rp25 triliun, seiring melonjaknya jumlah kunjungan ke destinasi ikonik seperti Ragunan dan Monas.
Pramono menerangkan, program tersebut masih akan berlangsung hingga akhir bulan ini. Program ini pun disebutnya meningkatkan pendapatan daerah sangat signifikan.
"Sampai dengan sebelum Lebaran kemarin, rekor transaksinya sudah Rp21 triliun rupiah, dan kami berharap mudah-mudahan sampai dengan 31 Maret nanti bisa di atas Rp25 triliun rupiah, mudah-mudahan," ucap Pramono di Pendopo Balai Kota, Rabu (25/3/2026).
Menurut Pramono, dari data yang diperolehnya bahwa selama periode Idulfitri ini, jumlah kunjungan masyarakat ke tempat wisata juga mengalami kenaikan cukup signifikan. Kawasan Monas dari 22 sampai 24 Maret 2026 dikunjungi 126.790 orang.
"Kebun Binatang Ragunan 222.991 pengunjung. Ancol 155.000 pengunjung," ujar Pramono.
Tidak hanya itu, Pramono juga menyebut bahwa masyarakat sangat antusias menggunakan transportasi umum. Data pada tanggal 21-22 Maret 2026 menunjukkan lonjakan tinggi penggunaan transportasi umum.
"MRT yang memanfaatkan sejumlah 135.117 penumpang, atau naik 59% dari tahun sebelumnya. Jadi tahun lalu juga kita gratiskan, tetapi tahun ini penumpangnya lebih tinggi. LRT 9.987 penumpang, naik 6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya," tutur dia.
Disebutkan Pramono, program yang diusungnya ini juga berkolaborasi dengan Citilink, KAI, hotel, destinasi wisata, dan pusat perbelanjaan, untuk memberikan berbagai promo. Bahkan, program ini juga diikuti oleh sejumlah kota lain, seperti Semarang dan Surabaya.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id






































