Menuju konten utama

Prabowo Yakin RI Cerah: Yang Bilang Gelap, Matanya Kurang Bagus

Prabowo menilai pihak-pihak yang melihat Indonesia dengan pandangan negatif kemungkinan tidak tulus dalam memandang kemajuan bangsa.

Prabowo Yakin RI Cerah: Yang Bilang Gelap, Matanya Kurang Bagus
Presiden Prabowo Subianto memberi taklimat saat Rapat Kerja Pemerintah dengan Kabinet Merah Putih berserta seluruh Eselon I K/L dan Dirut BUMN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). Presiden menyampaikan bahwa rapat ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan yang telah berjalan lebih dari satu tahun serta guna mengingatkan para pejabat mengenai berbagai ancaman global yang berpotensi memengaruhi Indonesia di antaranya krisis pangan, krisis energi, dan krisis air. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto, menegaskan optimismenya terhadap masa depan bangsa Indonesia di tengah berbagai tantangan global. Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk di Magelang, Kamis (9/4/2026).

Di hadapan para hadirin, Presiden menepis narasi pesimistis mengenai masa depan Indonesia. Menurutnya, kemajuan industri dalam negeri merupakan bukti nyata Indonesia sedang berada di jalur yang benar.

"Jadi, untuk anak-anak muda, masa depan kami cerah. Yang bilang tidak cerah, yang bilang Indonesia gelap, mungkin matanya yang kurang bagus. Matanya dan hatinya," ujar Prabowo.

Prabowo menilai pihak-pihak yang melihat Indonesia dengan pandangan negatif kemungkinan tidak tulus dalam memandang kemajuan bangsa.

Ia menegaskan Indonesia saat ini justru sedang bertransformasi menjadi kekuatan besar yang tidak lagi bisa diremehkan oleh dunia.

"Mau diapakan? Orang kalau hatinya tidak tulus, matanya buram, Indonesia gelap. Indonesia tidak gelap. Indonesia sangat cerah. Kita sangat kuat. Makin kuat," tegasnya.

Keyakinan Presiden diperkuat progres dalam pembangunan industri nasional, salah satunya melalui keberhasilan PT VKTR memproduksi bus dan truk listrik dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terus meningkat.

Selain itu, Prabowo juga menetapkan target produksi massal sedan listrik pada tahun 2028 serta program elektrifikasi 100 gigawatt untuk mencapai kemandirian energi.

Prabowo optimistis tahun depan Indonesia akan memberikan kejutan bagi dunia internasional melalui berbagai terobosan teknologi.

"Tahun depan kita akan bikin kejutan untuk seluruh dunia. Indonesia sedang bangkit. This giant is waking up. We will not be anymore the sleeping giant. We are rising," ujar Prabowo.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Mochammad Fajar Nur

tirto.id - Flash News
Reporter: Mochammad Fajar Nur
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama