Menuju konten utama

Polisi Usut Penyebab Tewasnya 4 Pekerja Bangunan di Jagakarsa

Kecelakaan yang menewaskan empat orang tersebut terjadi ketika para pekerja sedang membersihkan penampungan air yang berada di lokasi proyek.

Polisi Usut Penyebab Tewasnya 4 Pekerja Bangunan di Jagakarsa
ilustrasi garis polisi. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id -

Polda Metro Jaya segera melakukan penyelidikan terkait penyebab pastinya peristiwa empat pekerja yang tewas pada proyek bangunan bertingkat berlokasi di Jalan TB Simatupang RT 02/RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (3/4/2026).

"Tim penyidik telah melakukan olah TKP secara mendalam serta memeriksa sejumlah saksi mata guna mengumpulkan bukti-bukti primer di lokasi kejadian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (3/4/2026) dilansir dari Antara.

Budi menyebutkan kecelakaan yang menewaskan empat orang tersebut terjadi ketika para pekerja sedang membersihkan penampungan air yang berada di lokasi proyek.

“Terjadi kecelakaan kerja di proyek bangunan di Jagakarsa saat proses pengurasan penampungan air,” katanya.

Ia menambahkan empat korban meninggal dunia masing-masing berinisial YN (32), MW (62), TS (63), dan MF (19). Sementara itu, tiga pekerja lainnya, yakni U (41), AJ (37), dan S (63), mengalami sesak napas dan saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat beberapa pekerja menguras penampungan air yang tertutup. Saat penutup dibuka, salah satu pekerja terjatuh ke dalam lubang. Rekan kerja yang mencoba menolong tanpa alat keselamatan kemudian ikut terjatuh.

“Saat evakuasi, saksi merasakan kondisi di sekitar lokasi pengap dan panas,” kata Budi.

Budi menyebutkan para korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pasar Rebo. Namun empat orang dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit, sementara korban selamat masih menjalani perawatan.

Ia juga menyebutkan pihaknya akan terus mengawal penuntasan kasus ini secara profesional guna mendalami penyebab pasti tragedi tersebut.

"Selain memantau perkembangan kesehatan para korban yang tengah dirawat, kami juga melakukan penyelidikan intensif terkait unsur kelalaian maupun kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang diterapkan di area proyek tersebut," katanya.

Baca juga artikel terkait KRIMINALITAS

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto