tirto.id - Polda Metro Jaya mengungkap penemuan potongan tubuh pegawai resto ayam geprek berinisial AH yang dimutilasi dua rekan kerjanya di Bekasi. Potongan tubuh berupa kaki dan tangan korban ditemukan di lokasi berbeda di daerah Bogor, Jawa Barat.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, menjelaskan bahwa tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan, dan kaki kiri ditemukan di kebun bambu di pinggir Jalan Gunung Batu Puncak 2, Desa Selawangi, Kecamatan Cariu pada Minggu (29/3/2026) pukul 18.00 WIB. Dia menyebut, potongan tubuh korban itu ditemukan dalam bungkusan plastik berwarna merah.
"Selanjutnya, pada pukul 19.00 WIB, di lokasi yang sama ditemukan tas berwarna abu-abu berisi satu potongan paha bagian atas," kata Andaru saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Ditambahkan Andaru, untuk potongan paha lainnya ditemukan di tumpukan sampah di Jalan Sawangi Cariu, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor. Dia mengemukakan, lokasi ini berjarak 2 kilometer dari penemuan potongan tubuh lainnya.
"Berjarak sekitar 2 kilometer dari lokasi penemuan pertama. Di lokasi tersebut, pada pukul 20.30 WIB, ditemukan satu potongan paha bagian atas lainnya di tumpukan sampah," ujar Andaru.
Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap AH (39) yang jasadnya disembunyikan di dalam freezer warung ayam geprek di Bekasi. Korban dihabisi oleh dua rekan kerjanya sendiri setelah menolak diajak melakukan aksi perampokan terhadap harta benda milik majikan mereka.
"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan, tapi menolak, sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, saat ditemui usai rapat dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (31/3/2026) dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan para tersangka, yaitu DS alias A dan S mengajak korban, yakni AH untuk menguasai barang milik majikan mereka.
"Awalnya, yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat, sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor," tutur Iman.
Korban pun tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka, dan mereka melakukan pembunuhan terhadap korban. Saat ini, kata Iman, kedua pelaku sudah ditangkap dan sedang menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id





























