Menuju konten utama

PIK 2 Bakal Right Issue, Target Raup Dana Jumbo Rp17,22 Triliun

Rencana right issue akan dilakukan setelah Perseroan mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

PIK 2 Bakal Right Issue, Target Raup Dana Jumbo Rp17,22 Triliun
Para pengunjung menikmati kawasan wisata La Riviera Holiday Festive di Pantai Indah Kapuk 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu Antara/Muhammad Heriyanto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PIK 2) mengumumkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dulu (PMHMETD) III atau right issue. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan kongsi Sugiantu Kusuma atau Aguan dan Grup Salim tersebut menargetkan dapat meraup dana segar sebesar Rp17,22 triliun untuk 1,21 miliar lembar saham baru dengan nominal Rp100 per lembar saham.

"Saham baru tersebut akan diterbitkan dari saham portepel Perseroan dan akan dicatatkan di BEI sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Peraturan BEI No. I-A. Saham baru tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal termasuk hak atas dividen dengan saham Perseroan lainnya yang telah dikeluarkan sebelumnya oleh Perseroan," ujar manajemen PIK 2 dalam Keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Rabu (3/9/2025).

Rencananya, right issue akan dilakukan setelah Perseroan mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan pada 9 Oktober 2025. Selain itu, aksi korporasi juga baru bisa dilaksanakan setelah restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turun.

"Perseroan akan mengajukan pernyataan pendaftaran kepada OJK setelah rencana PMHMETD III tersebut disetujui oleh para pemegang saham Perseroan dalam RUPSLB, dengan ketentuan bahwa jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPSLB sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 (dua belas) bulan," lanjut manajemen PIK 2.

Nantinya, dana yang didapat dari right issue ini akan digunakan perusahaan dengan kode saham PANI itu untuk meningkatkan kepemilikan saham pada anak perusahaan, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), melalui pembelian saham sebanyak-banyaknya 44,10 persen dari modal ditempatkan dan disetor dalam BKS.

Sementara sisa dana segar lainnya akan digunakan untuk melakukan penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh entitas anak Perseroan, yaitu PT Cahaya Inti Sentosa, PT Karunia Utama Selaras, dan PT Panorama Eka Tunggal dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam masing-masing entitas anak Perseroan.

"Pelaksanaan PMHMETD III diharapkan memberikan dampak positif yang signifikan bagi keberlanjutan dan pengembangan bisnis Perseroan. Aksi korporasi ini akan memperkuat struktur permodalan, meningkatkan aset, serta mendukung ekspansi dan pertumbuhan pendapatan di masa mendatang," ujar manajemen PIK 2.

Sementara itu, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru sesuai dengan HMETD yang dimiliki akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham (dilusi). Namun, dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini akan langsung dialokasikan untuk memperkuat fundamental Perseroan dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

"Sehingga, pada akhirnya diyakini seluruh pemegang saham dapat memperoleh manfaat dari peningkatan kinerja, pertumbuhan aset, dan prospek bisnis yang lebih baik sebagai hasil dari penguatan struktur keuangan Perseroan," tutup manajemen.

Baca juga artikel terkait PANTAI INDAH KAPUK atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra