Penyebab dan Solusi Lamanya Pengisian Daya Baterai Android

Oleh: Ditya Pandu Akhmadi - 12 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Berikut beberapa penyebab, solusi dan cara mengatasi pengisian daya baterai Android yang berlangsung lebih lama.
tirto.id - Anda pernah mengalami proses charging atau pengisian daya baterai smartphone Android yang lebih lama dari biasanya? Hal ini tentu berbeda ketika ponsel dalam kondisi baru yang mana proses pengisian daya berlangsung cepat.

Berikut ini beberapa penyebab, solusi dan cara mengatasi pengisian daya atau charge hp Android berlangsung lebih lama, seperti dilansir dari Android Authority.

1. Kabel Rusak atau Berkualitas Buruk

Salah satu penyebab charge ponsel Android lemot adalah kualitas kabel yang kurang baik atau bahkan sudah rusak karena dipakai selama sekian tahun, sehingga tidak menyadari bahwa kabelnya sudah mulai rusak atau mengalami penurunan kualitas.

Padahal, kabel yang kurang baik dapat menghambat proses pengisian baterai Android. Solusinya adalah membeli kabel baru yang berkualitas baik. Ada banyak kabel yang dijual di pasar, pilihlah yang kualitasnya baik agar awet digunakan dalam jangka waktu lama.

2. Sumber Daya Listrik Lemah

Sumber daya listrik yang lemah membuat proses charge baterai menjadi lemot. Kadang orang mengisi daya baterai Android dengan memanfaatkan port USB di komputer atau laptop yang sedang digunakan. Namun, daya dari port tersebut tidak cukup besar untuk mengisi daya dengan cepat. Solusinya, gunakan charger bawaan dan sambungkan langsung dengan sumber listrik.

3. Adaptor Rusak

Penyebab lain proses pengisian daya lambat adalah adaptor atau kepala charger rusak. Ketika mengalami kerusakan atau penurunan kualitas, kecepatan pengisian daya pasti mengalami penurunan. Jika kepala charger rusak, solusinya adalah membeli kepala charger baru yang original atau buatan pihak ketiga yang berkualitas.

4. Baterai Rusak

Kemungkinan lain yang menyebabkan proses pengisian daya baterai menjadi lama adalah usia baterai sudah terlalu tua atau mengalami kerusakan. Baterai lithium memiliki jumlah maksimal siklus pengisian dan apabila sudah tercapai, maka terjadi penurunan signifikan. Solusinya adalah membeli baterai baru yang kompatibel dengan Android yang digunakan.

5. Ponsel Sudah Lama

Sebuah smartphone terdapat IC atau chip yang bertugas untuk pengisian daya ke baterai. Seiring berjalannya waktu penggunaan, kemampuan chip tersebut mengalami penurunan atau kerusakan yang menyebabkan pengisian daya baterai lambat atau bahkan tidak dapat diisi. Solusinya adalah mengganti smartphone baru.

6. Jangan Gunakan Ponsel Sambil Dicas

Menggunakan smartphone untuk bermain game, browsing, telepon, dan penggunaan lainnya sambil dicas membuat kecepatan pengisian melambat. Hal ini disebabkan daya yang masuk langsung digunakan untuk mencukupi kegiatan yang dilakukan pengguna. Sebaiknya, jangan gunakan ponsel saat mengisi daya baterai agar kecepatannya maksimal.

7. Aplikasi Latar Belakang

Aplikasi yang berjalan di latar belakang kadang tak hanya menyedot kuota internet, tetapi juga meningkatkan konsumsi daya baterai ponsel Android. Hal ini membuat proses pengisian tidak optimal dan menjadi lebih lambat. Solusinya adalah lakukan clear RAM atau Recent Apps agar aplikasi yang berjalan di latar belakang berhenti berjalan.

8. Ada Masalah dengan Port USB

Port micro USB atau USB Type-C yang digunakan smartphone Android kadang mengalami masalah seperti kotor, korosi dan bahkan bisa rusak. Hal ini membuat proses pengisian daya baterai melambat. Solusinya adalah membawa ke service center untuk penggantian port USB. Jika hanya sekadar kotor, port USB dapat dibersihkan.


Baca juga artikel terkait SMARTPHONE atau tulisan menarik lainnya Ditya Pandu Akhmadi
(tirto.id - Teknologi)

Kontributor: Ditya Pandu Akhmadi
Penulis: Ditya Pandu Akhmadi
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight