tirto.id - Penyanyi Iwan Zen dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (19/11/2025). Berikut profil dan jejak karya Iwan Zen yang dikenal sebagai vokalis grup band Halmahera tersebut.
Meninggalnya Iwan Zen tersebut membuat musisi lain mengungkapkan pesan ucapan belasungkawa. Salah satunya adalah musisi Rio Febrian.
"Kan Iwan selamat jalan, Rest In Love," tulis Rio Febrian dalam kolom komentar unggahan akun Instagram Iwan Zen.
Ungkapan duka juga diutarakan musisi lainnya, seperti Memes dan Widi Mulia.
Semasa hidup, Iwan Zen dikenal sebagai musisi dengan banyak talenta. Suaranya dinikmati publik lewat lagu maupun siaran radio.
Profil, Perjalanan Karier, & Karya Iwan Zen
Mochammad Ridhwan Lefty Zen alias Iwan Zen lahir pada 22 Januari 1969 di Bandung, 56 tahun yang lalu. Namanya mulai dikenal sebagai penyanyi di Indonesia pada era 90-an.
Sebagai orang Bandung, Iwan Zen tumbuh di lingkungan yang dekat dengan seni. Kakaknya, Lita Zen, juga merupakan penyanyi yang populer pada era 90-an lewat grup Elfa's Singer.
Iwan mulai berkarya sejak remaja, ketika ia menapaki dunia musik lewat lagu pop remaja. Namun, Iwan Zen mulai dikenal di kancah musik Indonesia terutama melalui lagu "Impian Cinta".
Lagu "Impian Cinta" itu merupakan lagu Iwan Zen yang dinyanyikan bersama Uchy Amyrtha.
Selain bernyanyi secara solo, Iwan Zen juga tergabung dalam grup band bersama Tohpati, Halmahera yang dikenal lewat penampilannya di acara "Gita Remaja TVRI" pada era 90-an.
Iwan tergabung di Halmahera sebagai vokalis. Grup band itu sejauh ini telah merilis dua album, yakni Kuyakini (1995) dan Alam dan Seniku (1996).
Pada era 90-an itu juga Iwan Zen menelurkan album musik pertamanya, bertajuk Oh Asmara yang dirilis pada 1994 di bawah naungan label Granada.
Namun, lagu bukan jadi satu-satunya medium Iwan Zen untuk bernyanyi. Suaranya juga dikenal luas lewat jingle komersial era 90-an.
Ia merupakan salah satu pengisi suara jingle komersial paling produktif kala itu. Puncaknya adalah pada 1997, ketika ia bekerja sama dengan Uci Nurul dan GEQ Production House.
Meskipun telah menapaki jalan sebagai musisi, Iwan Zen juga bereksplorasi lebih ketika memilih jadi penyiar radio. Ia lalu dikenal jadi salah satu penyiar radio di iSwara dan iRadio Bandung.
Sebelum meninggal dunia pada 19 November 2025 lalu, Iwan Zen sempat membagikan sejumlah unggahan ketika ia melakukan perawatan kesehatan.
Seperti pada Mei 2025 lalu, ketika ia membagikan momen tengah mendapatkan perawatan intensif karena anemia dan pneumonia yang ia derita.
Pada Juli 2025 lalu, ia juga sempat membagikan momen ketika mendapatkan perawatan intensif karena kondisi penyumbatan jantung di sebuah rumah sakit.
Meskipun begitu, belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga terkait penyebab meninggalnya Iwan Zen.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan
Masuk tirto.id





























