Menuju konten utama

Pengadaan 30 Rangkaian KRL Baru Jadi Angin Segar Bagi INKA

Perseroan telah memesan 12 train set dari PT INKA dan 11 train set dari China Railway Rolling Stock (CRRC).

Pengadaan 30 Rangkaian KRL Baru Jadi Angin Segar Bagi INKA
PT KAI Commuter resmi mengoperasikan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line versi CLI-125, pada Minggu (1/6/2025) tirto.id/ Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto mendukung penuh rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk menambah 30 rangkaian kereta rel listrik (KRL) baru. Menurut Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, rencana ini menjadi angin segar bagi industri perkeretaapian dalam negeri, khususnya untuk PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA.

“Itu angin segar bagi industri nasional. Kami akan melihat kemampuan industri dalam negeri untuk menyuplai kebutuhan proyek tersebut — misalnya gerbong dan komponen lainnya. Saya yakin, karena PT INKA produknya sudah diekspor ke banyak negara. Jadi dari sisi kualitas, tidak ada masalah,” kata dia, kepada para pewarta usai konferensi pers Pengungkapan Kontainer Pelanggar Ekspor CPO, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (6/11/2025).

Namun, Agus mengakui, meski sejak 31 tahun terakhir sudah terus membaik, pihaknya masih harus melihat kapasitas produksi PT INKA terlebih dulu dalam pengadaan rangkaian KRL ini.

“Tapi saya ingin melihat kapasitas produksinya seperti apa. Ini kabar baik. Dalam 31 tahun ini sudah berkembang baik. Soal kualitas, saya tidak khawatir karena produk INKA sudah diekspor. Mengenai kuantitas, kita akan lihat kebutuhan dari KAI nanti, apakah semuanya gerbong atau ada kebutuhan lain. Setelah itu baru kita siapkan industri dalam negerinya,” jelas dia.

Sebelumnya, saat ditemui di Istan Kepresidenan, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, Perseroan telah memesan 12 train set dari PT INKA dan 11 train set dari China Railway Rolling Stock (CRRC). Dari total pemesanan train set dari Cina, 8 di antaranya sudah beroperasi secara penuh, sementara tiga lainnya masih menjalani uji kelayakan teknis di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Di bulan ini kita operasikan tiga lagi. Jadi, total sampai akhir tahun kita akan operasikan 11,” beber Bobby, Senin (3/11/2025).

Selain itu, KAI juga telah menerima empat rangkaian KRL dari INKA. Pihaknya disebut tengah melakukan uji teknis terhadap keempat rangkaian tersebut.

"Dengan INKA, sampai pertengahan tahun depan sudah beroperasi 12 [rangkaian KRL]," sebut dia.

Baca juga artikel terkait PT KAI atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra