Menuju konten utama

Pengelola Food Hall Bantah Kabar Ambil Alih GS Supermarket

MAPI tegaskan anak usahanya hanya beli inventory serta alih sewa bekas lahan GS Supermarket.

Pengelola Food Hall Bantah Kabar Ambil Alih GS Supermarket
Ritel The Food Hall. (Instagram/@thefoodhall.id)

tirto.id - PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), membantah kabar bahwa anak usahanya PT Swalayan Sukses Abadi (SSA) akan mengambil alih jaringan ritel modern asal Korea Selatan, GS Supermarket.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk merespons pemberitaan soal pengambilalihan GS Supermarket oleh PT SSA selaku pengelola The Food Hall, seperti disampaikan Ketua Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah beberapa waktu lalu.

"Bersama ini, perseroan menyampaikan bahwa anak perusahaan perseroan bernama PT Swalayan Sukses Abadi tidak melakukan pengambilalihan atas GS supermarket di Indonesia sebagaimana diberitakan," ujar Corporate Secretary Mitra Adiperkasa Eva Andrianie via keterbukaan informasi, Selasa (10/6/2025).

Yang terjadi, jelas Eva, adalah GS Supermarket mengakhiri kegiatan operasionalnya di Indonesia dan PT SSA membeli persediaan (inventory) serta aset penunjang kegiatan operasional mereka.

Selai itu, PT SSA juga melakukan alih sewa atas beberapa lokasi yang sebelumnya ditempati GS Supermarket.

Setelah pembelian berlangsung, seluruh persediaan dan aset serta alih sewa atas beberapa lokasi GS supermarket tersebut dioperasikan oleh unit bisnis PT SSA yang telah lama beroperasi di Indonesia bernama Daily Supermarket. "Dan menjadi bagian dari ekosistem bisnis MAP Group," terangnya.

Adapun pembelian persediaan dan aset serta alih sewa atas beberapa lokasi GS Supermarket dilakukan dengan pertimbangan komersial yaitu dapat menunjang pengembangan unit bisnis Daily Supermarket.

"Pembelian persediaan dan aset serta alih sewa atas beberapa lokasi GS Supermarket dilakukan oleh PT SSA dengan menandatangani perjanjian induk (Master Agreement) dengan operator GS Supermarket yaitu PT GS Retail Indonesia pada tanggal 30 Mei 2025," jelasnya.

Selanjutnya, penandatanganan perjanjian induk antara PT SSA dengan PT GS Ritel Indonesia akan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian turunan yang diperlukan untuk memastikan pengalihan persediaan dan aset serta sewa beberapa lokasi dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pembelian persediaan dan aset serta alih sewa beberapa lokasi GS Supermarket tidak secara material dan langsung mempengaruhi kondisi keuangan dan kegiatan operasional perseroan, namun diharapkan dapat penunjang pembangunan unit bisnis Daily Supermarket yang selama ini telah dioperasikan oleh PT SSA," tegasnya.

Baca juga artikel terkait RITEL atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Insider
Penulis: Hendra Friana
Editor: Dwi Aditya Putra