Menuju konten utama

Panglima TNI Beri Santunan & KPLB ke 3 Prajurit Gugur di Lebanon

Ketiga prajurit UNIFIL yang gugur di Lebanon mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta dan santunan masing-masing Rp1,8 M.

Panglima TNI Beri Santunan & KPLB ke 3 Prajurit Gugur di Lebanon
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (24/11/2025). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta (KPLB OMSPA) serta penghargaan medal “Dag Hammarskjold” kepada tiga orang personel United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon, yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon.

“[Diberikan] gaji terusan selama 12 bulan (gaji pokok + uang lauk paluk (ULP) + tunjangan jabatan (tunjab)), serta pensiun janda setelah gaji terusan selesai dibayarkan,” kata Agus dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (1/4/2026).

Panglima TNI juga menyerahkan uang santunan kepada keluarga dari Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ikhwan, dan Praka Farizal Rhomadhon dengan nominal sekitar Rp1,8 miliar.

“Santunan hak-hak prajurit TNI yang gugur di Lebanon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar sebesar Rp1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp1.846.309.049, dan Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp1.854.075.205,” kata Agus.

Agus mengatakan, santunan yang diberikan kepada tiga orang keluarga prajurit yang gugur itu terdiri atas tabungan asuransi, beasiswa, sampai santunan gugur dari perbankan.

“[Santunan] yang terdiri dari nilai tunai tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk 2 anak, santunan kematian dari PBB, dana watzah, TWP AD, personal accident, santunan gugur dari perbankan,” urainya.

Sebelumnya, tiga anggota TNI yang tergabung dalam UNIFIL gugur saat bertugas di Lebanon. Pada Minggu (29/3/2026), Praka Farizal Rhomadon gugur akibat serangan artileri di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Sementara itu, dua personel lainnya, Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur saat menjalankan misi pengawalan kendaraan di Lebanon Selatan.

Baca juga artikel terkait PASUKAN PERDAMAIAN PBB atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher