Menuju konten utama

Noel Beberkan Soal Motor Ducati Pemberian Bobby Sultan Kemnaker

Di persidangan, Noel bercerita bahwa inisiatif pemberian motor itu berasal dari Bobby.

Noel Beberkan Soal Motor Ducati Pemberian Bobby Sultan Kemnaker
Mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel yang merupakan terdakwa kasus dugaan korupsi pada pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (7/4/2026). tirto.id/Auliya Umayna
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Mantan Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel, memberi penjelasan soal motor merek Ducati pemberian Irvian Bobby Mahendro yang juga dijuluki Sultan Kemnaker yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker.

Hal ini disampaikan Noel saat diperiksa sebagai terdakwa dalam persidangan kasus tersebut. Dia bercerita bahwa inisiatif pemberian motor itu berasal dari Bobby.

“Waktu itu diskusi, dia cerita 'Pak Wamen hobi motor ya?' Saya bilang, ‘Enggak, saya enggak hobi motor.’ 'Nah, itu banyak banget anak-anak komunitas itu.’ Saya bilang saya enggak hobi motor. Berapa minggu kemudian, temannya selalu ngojokin saya tuh. Temannya si Bobby itu tuh, yang hobi motor itu tuh, tim komunitasnya banget katanya. 'Pak, udah, Pak, cobain dulu. Kalau Bapak sreg, pakai. Kalau enggak, pulangin lagi,’ gitu," kata Noel di ruang sidang Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (7/5/2026).

Kemudian, Noel mengaku menanyakan kepada Bobby soal kelanjutan rencana pemberian motor. Kata Noel, ketika motor tersebut tiba di rumahnya, bentuknya tak sesuai harapan karena terlalu besar.

Dia juga mengaku kaget saat mengetahui motor tersebut tidak memiliki surat. Noel menyebut Bobby sempat meminta datanya untuk pengurusan surat, namun dia menolak.

"Saya bilang, gimana dah mau kencang orang enggak ada surat-suratnya. 'Ya udah, Pak, saya bikinin surat-suratnya. Wah itu aman'. Dia minta data saya, saya bilang enggak mau. Saya enggak kasih sampai detik ini karena memang saya tidak nyaman dengan motor itu," ucap Noel.

Dia juga menyebut tak heran Bobby bisa memberikan sebuah motor kepadanya, meski bekerja sebagai ASN. Menurutnya, Bobby mampu meberinya karena motor tersebut bekas.

Noel juga membantah soal sempat menanyakan kepada Bobby motor apa yang cocok untuknya. Dia juga mengklaim tak mengetahui sumber uang yang digunakan untuk membeli motor tersebut. Sementara itu, Bobby juga tak menjelaskannya.

Dalam persidangan, Noel juga mengaku mengenal sosok yang disebutnya sebagai Sultan Kemnaker ini dari seorang perantara. Pada sebuah pertemuan, kata Noel, Bobby bercerita soal sejumlah APH yang kerap datang ke Kemnaker. Namun, Noel tak menjelaskan hal tersebut secara detail.

Noel juga menjelaskan soal alasannya memanggil Bobby yang merupakan Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 periode 2022-2025 ini sebagai Sultan Kemnaker. Dia mengaku mendapatkan informasi bahwa Bobby adalah “pemain” dan menjadi top spender di Mall Senayan City. Kata Noel, Bobby juga kerap menggunakan mobil mewah dan memiliki tiga istri.

Dalam kasus ini, Noel didakwa melakukan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker bersama sejumlah terdakwa. Noel diduga meminta jatah hingga Rp3 miliar.

Noel juga didakwa menerima gratifikasi berupa uang dan satu unit motor Ducati berwarna biru dongker yang telah disita KPK dan menjadi barang bukti.

Baca juga artikel terkait KORUPSI KEMNAKER atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fadrik Aziz Firdausi