Menuju konten utama

Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam Lengkap Tata Cara & Doa

Butuh panduan niat sholat dhuha 4 rakaat? Artikel ini membahas langkah, bacaan, dan doa yang bisa kamu amalkan setiap pagi.

Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam Lengkap Tata Cara & Doa
Ilustrasi niat sholat dhuha 4 rakaat di pagi hari. foto/istockphto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Niat sholat dhuha 4 rakaat, tata cara dan bacaannya penting untuk diketahui oleh setiap Muslim yang ingin menunaikan ibadah ini. Sholat dhuha merupakan ibadah sunnah yang dilakukan saat matahari mulai meninggi, sekitar 15 menit setelah terbit hingga sebelum waktu zuhur.

Keutamaan sholat dhuha cukup besar, terutama bagi yang rutin mengerjakannya. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda bahwa Allah akan mengampuni dosa-dosa orang yang menjaga sholat dhuha, meski dosanya sebanyak buih di lautan. Hal ini menunjukkan betapa besar ganjaran dari ibadah sunnah ini.

Tata cara sholat dhuha 4 rakaat dikerjakan dengan dua salam, yaitu dua rakaat sekali salam. Sholat ini bisa dilakukan minimal dua rakaat, sesuai tuntunan Rasulullah. Para ulama berbeda pendapat tentang batas maksimalnya, antara delapan hingga dua belas rakaat.

Niat Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam: Arab, Latin, dan Arti

Mengucapkan niat salat dhuha 2 rakaat, jika dalam bahasa Arab lafalnya sebagai berikut.

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan latinnya: Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja salat sunah duha dua rakaat karena Allah SWT.”

Karena sholat Dhuha 4 rakaat umumnya dilakukan dalam dua bagian (2 rakaat pertama diakhiri dengan salam, lalu dilanjutkan 2 rakaat lagi dan salam), maka bacaan niat ini dibaca sebelum memulai rakaat pertama dan diulangi lagi sebelum memulai rakaat ketiga.

Tata Cara Sholat Dhuha 4 Rakaat 2 Kali Salam

Tata cara shalat dhuha 4 rakaat 2 kali salama dilakukan dengan menunaikan dua kali rangkaian niat hingga salam.

Jika mengerjakan shalat dhuha 6 rakaat, atau 8 rakaat, maka polanya serupa karena shalat sunnah ini dikerjakan 2 rakaat demi 2 rakaat. Berikut adalah tata cara shalat dhuha 2 rakaat.

  1. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram dan bersamaan dengan mengucap takbir
  2. Membaca Surat Al-Fatihah dan kemudian membaca salah satu surat dalam Al-Qur'an. Terkait hal ini, pada rakaat pertama, sebaiknya membaca Surah Asy-Syams dan pada rakaat kedua Membaca Surah Ad-Duha
  3. Rukuk
  4. Itidal
  5. Sujud pertama
  6. Duduk di antara dua sujud
  7. Sujud kedua
  8. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  9. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua
  10. Melakukan hal yang sama seperti rakaat pertama (mulai dari baca Al-Fatihah hingga sujud kedua)
  11. Duduk tasyahud akhir dan salam pada rakaat kedua
  12. Melanjutkan dengan rakaat ketiga dan keempat seperti rakaat pertama dan kedua.

Bacaan Sholat Dhuha 4 Rakaat

Bacaan sholat dhuha 4 rakaat perlu diketahui agar pelaksanaannya sesuai dengan tuntunan. Sholat ini dikerjakan dua rakaat sekali salam, sehingga untuk empat rakaat dilakukan dengan dua kali salam.

Doa yang dianjurkan dalam sholat dhuha 4 rakaat adalah seperti yang disampaikan oleh Asy-Syarwani dalam Syarh Minhaj dan Ad-Dimyati dalam I’anatut Thalibin adalah sebagai berikut.

اَللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالجَمَالَ جَمَالُكَ وَالقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Bacaan latinnya: "Allâhumma innad dhuhâ’a dhuhâ’uka, wal bahâ’a bahâ’uka, wal jamâla jamâluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allâhumma in kâna rizkî fis samâ’i, fa anzilhu. Wa in kâna fil ardhi, fa akhrijhu. Wa in kâna mu‘siron, fa yassirhu. Wa in kâna harâman, fa thahhirhu. Wa in kâna ba‘idan, fa qarribhu bi haqqi dhuhâ’ika, wa bahâ’ika, wa jamâlika, wa quwwatika, wa qudratika. Âtinî mâ âtaita ‘ibâakas shâlihîn"

Artinya: “Tuhanku, sungguh waktu dhuha adalah milik-Mu. Yang ada hanya keagungan-Mu. Tiada lagi selain keindahan-Mu. Hanya ada kekuatan-Mu. Yang ada hanya kuasa-Mu. Tidak ada yang lain kecuali lindungan-Mu. Tuhanku, kalau rezekiku di langit, turunkanlah. Kalau berada di bumi, keluarkanlah. Kalau sulit, mudahkanlah. Kalau haram, gantilah jadi yang suci. Bila jauh, dekatkanlah dengan hakikat dhuha, keagungan, kekuatan, kekuasaan-Mu. Tuhanku, berikanlah aku apa yang Kau anugerahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Pembaca yang ingin mengetahui informasi lainnya seputar Sholat Dhuha dapat klik tautan di bawah ini.

Kumpulan Artikel tentang Sholat Dhuha

Baca juga artikel terkait SHOLAT DHUHA atau tulisan lainnya dari Yulaika Ramadhani

tirto.id - Edusains
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Addi M Idhom
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono