tirto.id - Pemerintah tengah membangun dan memodernisasi 100 kampung nelayan di berbagai daerah sebagai bagian dari realisasi komitmen investasi senilai Rp90 triliun hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris.
Program tersebut ditargetkan rampung dalam waktu dekat dan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.
“Nah, kita harapkan kampung-kampung nelayan ini memang kita modernisasi ya, yang biasanya selama ini belum memiliki dermaga, kita buat dermaga,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Prasetyo menjelaskan, modernisasi kampung nelayan mencakup pembangunan dermaga, gudang pendinginan (cold storage), hingga fasilitas pendukung lainnya dalam satu paket terpadu.
Program ini akan dijalankan melalui skema Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
“Kampung-kampung nelayan ini memang kita modernisasi, yang biasanya selama ini belum memiliki dermaga kita buat dermaga, yang tidak memiliki cold storage nelayan-nelayan kita bangunkan dalam satu paket,” ujarnya.
Selain infrastruktur darat, pemerintah juga merealisasikan kerja sama di sektor kemaritiman melalui pembangunan kapal penangkap ikan baru yang menjadi bagian dari program kampung nelayan.
Prasetyo menegaskan, kerja sama tersebut sejalan dengan karakter Indonesia sebagai negara maritim, dengan sekitar tiga perempat wilayah berupa lautan.
“Kita berharap akan meningkatkan kesejahteraan saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai nelayan,” katanya.
Pemerintah, lanjut Prasetyo, ingin mengoptimalkan potensi kelautan nasional tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan nelayan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan berbasis protein ikan.
“Kita ingin mengejar peningkatan produksi protein kita yang berbasis ikan dari laut kita. Karena asupan protein kita dari sisi ikan itu masih cukup rendah. Jadi, ini adalah sebuah kerja sama yang betul-betul sangat strategis begitu,” terangnya.
Kapal-kapal baru yang disiapkan dalam program tersebut diharapkan memiliki kapasitas angkut yang lebih besar sehingga mampu meningkatkan volume hasil tangkapan nelayan.
Pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti stasiun pengisian bahan bakar nelayan dalam satu kawasan.
“Termasuk SPBU-SPBU-nya yang berada dalam satu kawasan itu. Jadi, kita berharap dengan ini pendapatan para nelayan kita meningkat, hasil tangkapan juga meningkat,” ujar Prasetyo.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id







































