tirto.id - Motivator Merry Riana resmi terjun ke dunia politik dengan bergabung menjadi kader Partai Demokrat. Langkah besar ini ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam sambutannya, AHY mengungkapkan rasa haru dan bahagianya atas bergabungnya Merry Riana beserta puluhan kader baru lainnya. Ia menyebut kehadiran sosok inspiratif seperti Merry Riana bisa menjadi pendobrak bagi masa depan partai.
“Saya tentunya ingin momen spesial ini juga menjadi bagian yang tak terlupakan, dan bahkan bisa menjadi game changer dari perjuangan Partai Demokrat,” ujar AHY di hadapan jajaran pengurus partai, sebagaimana dikutip dari siaran akun Youtube Partai Demokrat, Selasa (10/2/2026).
AHY juga mengenalkan Merry Riana sebagai sosok yang memiliki integritas dan kemampuan komunikasi yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, AHY langsung memberikan tugas perdana bagi sang motivator.
“Sebagai tugas pertama kepada Miss Merry, saya tunjuk sebagai Ketua Panitia Perayaan Imlek Nasional Partai Demokrat. Siap ya jadi Ketua Panitia ya?” tanya AHY
Lebih lanjut, AHY juga memproyeksikan Merry untuk mengambil peran strategis di masa depan. “Ini siap menjadi Jurkam, Juru Kampanye Nasional... Selain Jurkam bisa jadi Jubir (Juru Bicara),” tambah AHY.
Sementara itu, Merry Riana dalam sambutannya mengaku merasa sangat emosional. Ia menggambarkan momen bergabungnya ke Partai Demokrat seperti memulai lembaran hidup baru.
“Hari ini saya deg-degan banget karena seperti memulai lembaran baru, hidup baru, seperti hari pernikahan. Rasanya seperti itu. Memulai hidup baru, memakai seragam yang baru, karena saya tahu ini adalah satu keputusan hari ini akan mengubah hidup saya dan Alva selamanya,” ungkap Merry.
Merry menceritakan bahwa persahabatannya dengan AHY sudah terjalin sejak 14 tahun lalu. Salah satu momen krusial yang membuatnya mantap memilih Partai Demokrat adalah saat melihat sikap ksatria AHY dalam menyikapi kekalahan di Pilgub Jakarta 2017 silam.
“Di situ saya melihat sebuah integritas. Di situ saya melihat sebuah kedewasaan. Di situ saya melihat sebuah pemimpin yang tidak menggunakan kekalahan untuk memecah belah, tapi menggunakan kekalahan sebagai sebuah pembelajaran," tuturnya.
Sebagai sosok yang memiliki latar belakang beragam, Merry Riana merasa Partai Demokrat benar-benar mempraktikkan nilai inklusivitas dan nasionalis-religius.
"Sesungguhnya kalau Anda lihat, saya itu datang dengan identitas triple minoritas. Pertama saya perempuan. Kedua saya juga non-muslim, saya Katolik. Dan yang ketiga saya juga keturunan Tionghoa. Tapi saya melihat justru perbedaan itu menjadi sebuah kekuatan dan justru di situlah saya menemukan rumah yang amat sangat tepat buat saya,” tegas Merry.
Menutup sambutannya, Merry Riana memberikan makna baru bagi singkatan KTA yang baru diterimanya dari AHY.
“KTA yang kita terima ini bukan hanya sekadar kartu identitas. Bagi saya ini adalah sebuah komitmen. Saya menyebutnya Komitmen Tiada Akhir, Pak Ketum. KTA: Komitmen Tiada Akhir,” pungkas Merry yang disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id





























