Menuju konten utama

Menteri PKP & KPK Bahas Rencana Meikarta Jadi Rusun Subsidi

Menteri PKP belum mau merinci apa saja poin-poin yang dibicarakan pihaknya dan KPK.

Menteri PKP & KPK Bahas Rencana Meikarta Jadi Rusun Subsidi
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rabu (21/1/2026). FOTO/Dok. Istimewa

tirto.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (21/1/2026). Kedatangan Menteri yang kerap disapa Ara ini untuk membahas soal rencana pemanfaatan lahan Meikarta menjadi rumah susun (rusun) bersubsidi.

Namun, Ara yang didampingi oleh sejumlah pejabat PKP tersebut masih enggan memberikan tanggapan lebih detail. Katanya, keterangan akan disampaikan usai pertemuan.

"Nanti, abis balik ya," kata Ara kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Ara dan jajarannya akan beraudiensi dengan Pimpinan KPK untuk membahas soal pemanfaatan lahan Meikarta yang sebelumnya sempat bermasalah ini.

"Diantaranya akan membahas pemanfaatan lahan Meikarta yang rencananya digunakan untuk rusun bersubsidi," kata Budi dalam keterangan tertulis.

Kata Budi, KPK mendukung rencana pemanfaatan lahan ini agar dapat memitigasi risiko korupsi melalui aspek pencegahan serta fungsi koordinasi dan supervisi KPK.

"KPK tentunya mendukung inisiatif positif ini agar kita bisa memitigasi risiko korupsi dengan mengoptimalkan aspek pencegahan serta fungsi koordinasi supervisi KPK," ujar Budi.

Dia berharap rencana pemanfaatan aset ini dapat bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat luas.

"Sehingga, pemanfaatan aset untuk kemaslahatan masyarakat menjadi lebih nyata dan optimal," tutur Budi.

Baca juga artikel terkait PERUMAHAN RAKYAT atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fadrik Aziz Firdausi