Menuju konten utama

Menhan Ungkap Kerja Sama Terbaru Pertahanan RI dengan Yordania

Salah satu kerja sama yang disepakati adalah produksi bersama drone berteknologi canggih antara Pindad dengan perusahaan pertahanan Yordania, Deep Element.

Menhan Ungkap Kerja Sama Terbaru Pertahanan RI dengan Yordania
Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Sjafrie Sjamsoeddin hadir dalam aksi peluncuran dan uji coba penembakan torpedo Kapal Selam Otonomous (KSOT) di Koarmada II, Surabaya, Kamis (30/10/2025). (FOTO/Humas Kemhan)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, membeberkan sejumlah poin kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Yordania usai menerima kunjungan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania, Mayor Jenderal Pilot Yousef Ahmed Al-Hunaity, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jumat (14/11/2025) pagi.

Sjafrie mengungkapkan saat ini Indonesia dan Yordania memiliki kerja sama pertahanan mulai dari latihan pasukan hingga pengembangan teknologi pesawat nirawak atau drone. Kerja sama itu disebutnya sudah terjalin usai lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Yordania pada April 2025 lalu.

“Kami anggap sebagai defense agreement yang paling cepat, yang kami tandatangani pada 12 April 2025. Beberapa bulan kemudian, langsung kami ikuti dengan berbagai kegiatan,” kata Sjafrie kepada para wartawan di Kantor Kemhan.

Beberapa kegiatan kerja sama pertahanan Indonesia-Yordania yang sudah dilakukan, antara lain mengirim tim untuk latihan operasi sub-urban di King Special Operation Training Center di Yordania.

Selain itu, Indonesia juga telah mengirim sejumlah perwira TNI Angkatan Udara (AU) untuk berlatih kontrol lalu lintas udara taktis di Yordania.

“Kemudian, kami juga mengirim beberapa perwira Angkatan Udara untuk joint tactical air traffic control di Jordan,” ujarnya.

Sebagai bentuk timbal balik, Yordania juga disebutnya telah mengirimkan perwira menengah mereka untuk mengikuti pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia.

“Sebaliknya, Jordan juga sudah mengirim perwira menengah untuk mengikuti Lemhannas. Artinya, bahwa kita terus meningkatkan suatu hubungan kerja sama profesional militer pertahanan dengan Jordan,” jelasnya.

Salah satu kerja sama lainnya yang mendapat perhatian adalah kolaborasi industri pertahanan, termasuk pengembangan drone melalui kemitraan Pindad dengan perusahaan pertahanan Yordania, Deep Element. Kerja sama yang dijalin antara kedua perusahaan pertahanan itu adalah berupa produksi bersama drone berteknologi canggih.

“Deep Element itu adalah suatu industri pertahanan yang merupakan sangat maju, ini akan bekerja sama dengan Pindad untuk joint manufacture. Dan dia sangat bagus dalam teknologi drone. Teknologi drone dari Yordania sangat maju,” terang Sjafrie.

Sjafrie menyampaikan bahwa unjuk kemampuan drone antiterorisme hasil produksi dan latihan bersama kedua negara akan digelar pada Sabtu (15/11/2025) besok di Brigade Kopasgat, Halim Perdanakusuma.

“Jadi besok masih ada satu acara, yaitu melihat demo drone counter-terrorism antara Indonesia dengan Jordan. Ini adalah hasil kerja sama dan hasil latihan kita bersama,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, Raja Yordania, Abdullah II, dijadwalkan mengunjungi Indonesia pada Jumat ini. Presiden Prabowo Subianto akan menerima Raja Abdullah II di Jakarta.

“Presiden Prabowo diagendakan akan menerima Raja Yordania yang akan datang ke Jakarta. Direncanakan tanggal 14 November, kalau tidak ada perubahan,” kata Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, setelah pertemuan bilateral dengan Menlu Kroasia, Gordan Grlic-Radman, di Gedung Pancasila Kemlu RI, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Kehadiran Raja Abdullah II di Indonesia juga mencakup pertemuan dengan perwakilan Danantara Indonesia dan penyaksian penandatanganan nota kesepahaman bilateral bersama Presiden Prabowo.

Lawatan ini menegaskan hubungan diplomatik yang berkelanjutan antara Indonesia dan Yordania. Hubungan pribadi antara Raja Abdullah II dan Presiden Prabowo sudah terjalin lama. Persahabatan diketahui ketika Prabowo sempat mengasingkan diri ke Yordania pada 1998.

Baca juga artikel terkait PERTAHANAN atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto