tirto.id - Sora Open AI kini hadir menambah panjang daftar media sosial di era digital saat ini. Produk terbaru dari perusahaan pemilik ChatGPT ini pun disebut-sebut mirip dengan TikTok, benarkah demikian?
Media sosial terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dan kini medsos berbasis video pendek sedang mendominasi dunia digital. Aplikasi seperti TikTok terbukti mampu mencuri perhatian, terutama di kalangan anak muda, berkat konten yang cukup singkat dan mudah viral.
OpenAI pun tak mau ketinggalan. OpenAI yang sebelumnya dikenal lewat produk seperti ChatGPT dan DALL·E, kini mencoba masuk lebih jauh ke dunia media sosial lewat Sora. OpenAI selama ini identik dengan teknologi AI, munculnya Sora tentu menarik perhatian banyak orang.
Sora pun diperkenalkan sebagai aplikasi berbasis video dengan sentuhan kecerdasan buatan. Hal ini memungkinkan pengguna tak hanya bisa menonton, tapi juga berkreasi dengan lebih mudah.
Konsep ini membuat Sora diprediksi akan menjadi pesaing serius bagi platform media sosial serupa lainnya seperti TikTok, Instagram Reels, maupun YouTube Shorts.
Apa Itu Sora?

OpenAI pernah memperkenalkan Sora sebagai model kecerdasan buatan yang diluncurkan pada Desember 2024. Secara teknis, Sora adalah generator text-to-video yang mampu mengubah instruksi teks (prompt) menjadi klip video pendek yang realistis dan berkualitas tinggi.
Dalam bahasa Jepang, kata “sora” berarti langit, mengisyaratkan potensi kreatifnya yang tak terbatas dan kebebasan berekspresi yang sangat luas. Dengan Sora, siapa pun dapat membuat video yang berkualitas tanpa harus melakukan perekaman atau memiliki skill editing yang rumit.
Kini, OpenAI juga mulai memperkenalkan media sosial dengan nama yang sama. Sora menjadi aplikasi media sosial terbaru yang dikembangkan oleh OpenAI dengan konsep berbasis video.
Sora dirancang mirip dengan TikTok, yakni berfokus pada video. Bedanya, Sora terintegrasi dengan kecerdasan buatan sehingga pengguna bisa memakai AI dalam proses pembuatan kontennya.
Media sosial Sora mulai diluncurkan pada Selasa (30/9) lalu dan sudah tersedia di iOS App Store. Namun, pendaftarannya masih terbatas dan hanya bisa diakses melalui undangan pengguna lain.
Aplikasi ini diketahui menggunakan mesin generasi Sora 2 yang baru dirilis. Model terbaru ini hadir dengan peningkatan besar dibandingkan versi sebelumnya.
Sora 2 mampu menghasilkan gerakan yang lebih sesuai dengan hukum fisika, seperti gerakan air dan gravitasi, video dan audio yang lebih sinkron, serta mengikuti instruksi teks atau prompt dengan lebih akurat sehingga hasilnya terlihat lebih nyata.
Fungsi Sora dan Benarkah Mirip TikTok?

Secara fungsi, Sora memiliki kesamaan mendasar dengan media sosial lain, termasuk TikTok, yaitu sebagai platform berbagi video singkat yang bisa dengan cepat menjangkau audiens luas.
Tampilan aplikasi ini juga sangat familiar bagi pengguna TikTok, dengan feed berisi video dari kreator acak maupun teman yang diikuti. Namun, perbedaan utama Sora terletak pada integrasi AI yang membuat pengalaman kreatif jadi lebih canggih.
Saat membuat video, pengguna tidak menggunakan kamera, melainkan mengetik prompt. Prompt ini dapat berupa skenario imajinatif apa pun, semua tergantung kreativitas pengguna.
Dari prompt sederhana tersebut, pengguna bisa menghasilkan berbagai macam video dengan konsep tanpa batas, mulai dari video realistis hingga video yang sepenuhnya tak masuk akal.
Meski demikian, Sora tetap berhati-hati dengan semua konten yang dihasilkan. Semua video yang dibuat di Sora akan diberi tanda air (watermark) yang menjadi penanda bahwa konten tersebut dibuat oleh AI.
Selain membuat video, Sora juga memiliki fitur lain yang memungkinkan pengguna menjelajahi video hasil kreasi pengguna lain, bahkan mengedit video tersebut hanya dengan mengubah prompt.
Tak hanya itu, salah satu fitur paling menarik adalah fitur Cameo. Sora mampu membuat avatar realistis yang bisa meniru wajah dan suara pengguna. Avatar ini dapat dimasukkan ke dalam video, tentunya dengan persetujuan pengguna, sehingga menghadirkan pengalaman baru yang lebih personal.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Sora memang cukup mirip dengan TikTok dari segi formatnya, yakni sebagai media sosial untuk berbagi video. Perbedaannya terletak pada integrasi teknologi AI yang membuat pengguna mampu menciptakan video secara praktis dan mudah melalui sebuah prompt.
Cara Pakai Sora

Saat ini, Sora masih dirilis secara terbatas dan hanya bisa diakses melalui kode undangan dari pengguna lain yang sudah terdaftar. Aplikasi ini baru tersedia di App Store untuk perangkat iPhone, tapi akan segera menjangkau Android meski belum ditentukan jadwal rilisnya.
Sora juga bisa diakses melalui situs resminya di sora.com dengan fitur kontrol yang lebih lengkap. Dilansir dari laman resmi OpenAI, saat ini Sora hanya bisa digunakan di wilayah terbatas, yakni di Amerika Serikat dan Kanada saja sehingga belum tersedia untuk wilayah Indonesia.
Pada dasarnya, cara pakai Sora agak mirip dengan ChatGPT, yaitu menggunakan prompt untuk menghasilkan video sesuai konsep yang diinginkan. Secara umum cara pakainya sebagai berikut:
- Buka aplikasi Sora atau situs sora.com
- Masukkan prompt video, bisa juga dengan mengunggah gambar atau file video. Prompt yang diberikan harus benar-benar spesifik, mulai subjek, latar, objek, gaya kamera, pacing, hingga audio.
- Submit prompt dan Sora akan menghasilkan preview beberapa video sesuai prompt.
- Pilih salah satu video dan lakukan editing dengan fitur yang tersedia.
- Jika sudah puas dengan hasilnya, video dapat langsung dibagikan agar ditonton audiens.
Meski saat ini aksesnya masih terbatas, Sora memberi gambaran bagaimana media sosial semakin berkembang seiring dengan semakin canggihnya kecerdasan buatan.
Tertarik menyimak informasi lain seputar teknologi AI? Cek selengkapnya di bawah ini:
-------------
Catatan: AI adalah piranti yang bisa digunakan untuk berbagai keperluan pengguna. Segala risiko yang ditimbulkan menjadi tanggung jawab pengguna. Mohon penggunaannya dilakukan dengan bijak.
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id





























