tirto.id - Sebagian orang beranggapan bahwa bau mobil bikin mual, terutama jika kendaraan dilengkapi dengan pengharum AC mobil. Hal ini ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah dan berkaitan dengan beberapa faktor, mulai dari bahan kimia pengharum hingga faktor psikologis.
Pengharum mobil memang umum ditemukan dalam berbagai kendaraan. Produk ini berfungsi untuk menetralisir bau tidak sedap di dalam kabin sekaligus menciptakan aroma yang lebih nyaman bagi pengemudi dan penumpang.
Selain itu, beberapa jenis pengharum mobil juga dirancang untuk memberikan efek psikologis tertentu, seperti aroma yang terasa menyegarkan, menenangkan, atau meningkatkan suasana hati selama perjalanan sehingga pengalaman berkendara jadi lebih menyenangkan.
Akan tetapi, tidak semua orang suka menaiki mobil yang memiliki pengharum. Alih-alih menciptakan kesan positif, pengharum mobil justru bisa membuat pusing, mual, dan mabuk kendaraan.
Mengapa Seseorang Cenderung Mual Mencium Pengharum Mobil?

Bau mobil bikin mual memang menyebalkan, apalagi jika harus bepergian jauh. Reaksi mual ini bukan sekadar “tidak cocok dengan wanginya saja”, melainkan sering terkait dengan cara tubuh merespons kandungan bahan kimia pewangi, apalagi di ruang sempit seperti kabin kendaraan.
Berikut beberapa alasan seseorang mual mencium pengharum mobil:
1. Paparan Senyawa Organik Mudah Menguap (VOC) yang Tinggi
Pengharum mobil biasanya melepaskan volatile organic compounds (VOC), yaitu senyawa kimia yang mudah berubah menjadi gas di suhu ruang. VOC ini termasuk zat seperti formaldehida, benzena, toluena, atau ester aroma sintetis.Menurut artikel ilmiah bertajuk Volatile Organic Compounds and Air Fresheners, VOC yang terhirup bisa berdampak pada berdampak pada kesehatan tubuh, termasuk iritasi mata dan saluran pernapasan, sakit kepala, hingga pusing.
Paparan VOC yang semakin lama bisa menyebabkan gejala yang lebih parah, mulai dari mual, muntah, kelelahan, hingga kesulitan bernapas. Dalam kabin mobil yang sempit, kadar VOC bisa meningkat dengan cepat karena ventilasi yang terbatas.
Hal ini membuat tubuh bereaksi lebih kuat terhadap paparan VOC sehingga sebagian orang merasa mual setelah menghirupnya.
2. Sensitivitas terhadap Bahan Kimia Pengharum Mobil
Setiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda-beda terhadap bahan kimia pengharum mobil. Jadi, ada sebagian orang yang memang sensitif atau tubuhnya mudah bereaksi ketika terpapar bahan kimia produk beraroma, termasuk pengharum mobil.Kondisi ini disebut dengan Multiple Chemical Sensitivity (MCS). Menurut laman Cleveland Clinic, orang dengan MCS bisa menunjukkan gejala setelah zat kimia, walau pada konsentrasi rendah yang biasanya tidak menimbulkan masalah bagi kebanyakan orang.
Gejala MCS bisa berupa mual, berkeringat, sulit fokus, sesak napas, hingga jantung berdebar. Jadi, meski pengharum mobil terasa menyegarkan bagi orang lain, produk ini bisa jadi masalah besar bagi orang dengan kondisi MCS.
3. Efek Psikologis atau Psikosomatis
Bau mobil bikin mual tidak hanya berkaitan dengan reaksi fisiologis terhadap bahan kimia, tapi juga respon psikologis terhadap bau. Hal ini berkaitan dengan The Proust Phenomenon, yaitu fenomena psikologis ketika bau tertentu memicu kenangan masa lalu yang kuat dan emosional.Fenomena ini juga pernah dibahas dalam jurnal The Role of Odor-Evoked Memory in Psychological and Physiological Health. Jurnal ini membahas tentang bagaimana memori yang dipicu oleh bau berkaitan erat dengan sistem saraf emosional dan dapat memengaruhi kesehatan psikologis dan fisiologis.
Saat seseorang mencium pengharum mobil dan mual, bisa jadi ia memiliki pengalaman negatif di masa lalu yang berkaitan dengan aroma tersebut.
Sebagai contoh, seseorang pernah mabuk kendaraan di dalam mobil yang memiliki pengharum aroma jeruk. Penyebab mabuknya bukan karena mencium pewangi mobil, misalnya karena motion sickness atau melewati jalanan berkelok.
Meski bukan mabuk karena pengharum mobil, di masa berikutnya, ketika mencium aroma jeruk di dalam kendaraan, memori tentang mabuk itu kembali muncul sehingga dapat memicu rasa mual yang sama.
Tips Mencegah Mual dan Muntah dalam Mobil

Mual dan muntah dalam mobil bisa mengganggu perjalanan. Selain karena pengharum mobil, kondisi ini bisa disebabkan oleh mabuk perjalanan (motion sickness), yaitu respons tubuh terhadap konflik sinyal antara telinga bagian dalam dan mata saat kendaraan bergerak.
Untungnya, ada beberapa cara efektif untuk mencegah atau mengurangi rasa mual tersebut. Berikut beberapa tips agar tidak mabuk perjalanan saat naik mobil ber AC:
1. Duduk di Kursi Depan dan Pandangi Jendela
Dikutip dari situs Mayo Clinic, posisi duduk bisa sangat berpengaruh dalam mencegah rasa mual atau mabuk kendaraan. Jika mudah mabuk, hindari duduk di kursi belakang atau menghadap ke arah belakang.Dianjurkan untuk di kursi depan atau kursi yang menghadap ke arah perjalanan yang memungkinkan kita melihat jalan di depan. Hal ini membantu mata dan telinga “sepakat” tentang gerakan yang terjadi dan mengurangi konflik sensorik yang menjadi penyebab utama mabuk perjalanan.
2. Fokus pada Titik Jauh, Jangan Baca Buku atau Lihat Gadget
Membaca atau melihat gawai saat mobil berjalan bisa memperburuk rasa mual. Sebaiknya menatap ke kejauhan atau fokus pada titik yang stabil di luar jendela dan membantu mengurangi rasa mual.Apabila kesulitan fokus atau menatap benda yang jauh di luar jendela, sebaiknya pejamkan mata, lalu beristirahat atau usahakan tidur.
3. Pastikan Sirkulasi Udara Baik
Bau mobil bikin mual bisa diatasi dengan memastikan sirkulasi yang baik dalam mobil. Meski pakai AC, kita bisa membuka sedikit jendela agar bisa menghirup angin segar dari luar. Cara ini membantu mengurangi rasa mual, termasuk yang diakibatkan oleh pengharum mobil.4. Makan Ringan dan Hindari Makanan Berat sebelum Perjalanan
Perut yang terlalu penuh maupun kosong, keduanya bisa memperburuk mual. Makan sedikit makanan yang mudah dicerna sebelum berangkat (misalnya biskuit). Hindari makanan yang berlemak, berminyak, atau makanan pedas, terutama dalam porsi besar.5. Coba Jahe atau Peppermint
Rempah alami seperti jahe memiliki efek anti-mual. Kita bisa mengunyah permen jahe selama perjalan, minum teh jahe, atau menghirup aroma peppermint untuk menenangkan perut dan membantu mengurangi rasa mual tanpa obat.6. Pertimbangkan Obat Anti Mual jika Perlu
Kita bisa menemukan obat untuk mabuk perjalanan di pasaran. Pastikan untuk membaca komposisi dan mengikuti aturan minumnya. Jika ragu, konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan terlebih dahulu.Tips Memilih Pengharum Mobil

Pengharum mobil yang tepat tidak hanya membuat kabin terasa segar, tapi juga bisa meningkatkan mood selama perjalanan. Berikut beberapa tips memilih pengharum mobil agar tidak memicu rasa mual sehingga perjalanan lebih menyenangkan:
1. Pilih Aroma yang Tidak Terlalu Menyengat
Hindari pengharum dengan aroma yang terlalu kuat atau kompleks. Aroma lembut, seperti lavender biasanya lebih nyaman bagi banyak orang. Namun, yang lebih penting adalah memilih aroma sesuai preferensi pribadi.Jika menyukai aroma manis, bisa pilih wangi vanila atau buah-buahan. Jika ingin wangi yang lebih segar, bisa pilih pengharum mobil dengan wangi floral atau pepohonan seperti aroma pinus.
2. Pilih Bentuk Pengharum yang Tepat
Pengharum mobil hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari yang cair, gel, hingga padat. Pengharum cair biasanya memiliki aroma yang cukup kuat, tapi lebih mudah menguap, sementara pengharum bentuk gel bisa lebih awet dan aromanya tidak terlalu “keluar” seperti bentuk cair.Pengharum mobil dalam bentuk padat biasanya paling awet karena tidak mudah menguap, tapi seperti bentuk gel, aromanya tidak terlalu menyengat. Jika mudah mual karena pengharum mobil, disarankan memilih bentuk gel atau padat. Kalaupun memilih bentuk cair, pilih aroma yang lembut dan tidak menyengat.
3. Pertimbangkan Kemasan Pengharum
Tak hanya bentuk, pengharum mobil juga hadir dalam berbagai kemasan, mulai dari botol kecil, clip-on AC, hingga semprot. Kemasan botol (biasanya pengharum cair) mudah dipindah-pindah di dalam mobil, sedangkan model klip AC tidak memakan banyak tempat dan mudah menyebar jika AC dinyalakan.Sementara itu, pengharum mobil dalam kemasan semprot bisa menciptakan wangi yang instan atau langsung tercium, cocok digunakan secara dadakan atau saat dibutuhkan.
4. Hindari Pengharum Mobil dengan Bahan Kimia Berbahaya
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, VOC dalam pengharum mobil termasuk salah satu faktor yang membuat kita bisa merasa mual. Saat memilih pengharum mobil, perhatikan komposisi atau bahan kimia di dalamnya.Agar lebih aman, dianjurkan untuk memakai pengharum mobil dengan bahan-bahan alami, misalnya biji kopi, bunga kering, atau pengharum berbasis minyak esensial.
Rekomendasi Pengharum Mobil yang Tidak Buat Mual

Pengharum mobil sangat berguna untuk mengusir bau tak sedap di dalam kabin. Namun, jika mudah mual dengan wewangian, mencari pengharum mobil yang aman dengan aroma yang tepat menjadi hal penting agar perjalanan terasa menyenangkan. Berikut beberapa rekomendasi pengharum mobil yang tidak membuat mual:
1. Pengharum Kopi Bali Goni
Pengharum dari bahan alami ini bisa jadi pilihan bagi mereka yang mudah mual. Kopi Bali Goni berasal dari biji kopi asli pilihan yang bisa menyerap bau tak sedap sekaligus memberikan wangi khas kopi yang menyegarkan.Cara pakainya pun mudah, cukup hancurkan kopi dengan diremas, lalu gantungkan di dalam mobil. Aroma Kopi Bali Goni bisa meningkatkan mood selama perjalanan dan bisa tahan selama sekitar 1 bulan. Pengharum mobil ini bisa didapatkan dengan harga Rp20.000 - Rp30.000 (50 gram).
2. CAPSEN Heppi Cube Gantungan Essential Oil Aromatherapy
Pengharum ini berbentuk wood cube diffuser yang terbuat dari pinewood. Dipadukan dengan minyak esensial pilihan, produk yang satu ini mampu memberikan wangi di dalam mobil sekaligus jadi aksesori unik yang dapat digantung di spion tengah.Cara penggunaannya sangat mudah, cukup buka tutup botol minyak esensial, ganti tutupnya dengan wood cube, miringkan botol agar minyak esensial meresap pada wood cube, lalu gantungkan pengharum di dalam mobil.
Pengharum ini bisa dibeli dengan harga Rp35.000 - Rp45.000 (tanpa minyak esensial). Pembelian dengan minyak esensial (peppermint 5 ml) ada di kisaran harga Rp70.000 - Rp75.000.
3. Parfum Mobil Anti Mual Rumah Wangi ARA
Parfum mobil berbentuk botol gantung ini dirancang sebagai aromaterapi elegan dengan memanfaatkan aroma dari minyak esensial. Wanginya tidak hanya menenangkan, tapi juga mampu meredakan rasa mual, menetralkan bau pengap, serta memberikan kesegaran dalam kabin mobil.Tak hanya untuk mobil, pengharum ini juga cocok digunakan di kamar mandi, ruangan ber-AC, hingga lemari. Tersedia dalam berbagai varian aroma, pengharum mobil ini bisa didapatkan dengan harga Rp35.000 - Rp45.000 (10 ml).
4. Organic Treasure - Premium Car Aromatherapy
Pengharum mobil ini berupa ekstrak minyak esensial yang menawarkan aroma mewah dan menenangkan. Produk ini bebas alkohol, aman digunakan, dan terbukti membantu mengurangi stres selama perjalanan.Setiap produknya memiliki aroma minyak esensial yang sudah di-blend untuk menciptakan wangi yang unik. Tersedia dalam berbagai varian aroma, mulai dari kopi, citrus, hingga floral, pengharum mobil ini dibanderol dengan harga Rp25.000 - Rp30.000 (10 ml).
5. CAPSEN Car Diffuser Sakura Walnut
Pengharum mobil yang satu ini berupa car diffuser dengan minyak esensial yang bisa menciptakan aroma segar menenangkan. Dibuat dari kayu natural, produk ini memiliki desain unik dan lucu sehingga bisa digunakan sebagai aksesori di dalam mobil.Cara penggunaannya pun sangat mudah. Cukup tetesi dengan minyak esensial, pasang dengan magnet pengait, lalu letakkan di AC mobil.
CAPSEN Car Diffuser Sakura Walnut dibanderol dengan harga Rp55.000 - Rp65.000 (tanpa minyak esensial). Pembelian dengan minyak esensial (peppermint 5 ml) ada di kisaran harga Rp95.000 - Rp100.000.
Demikian penjelasan tentang mengapa bau mobil bikin mual serta rekomendasi pengharum mobil alami untuk membuat kendaraan makin wangi. Pengharum mobil yang tepat bisa membantu menciptakan suasana rileks dan elegan di dalam kendaraan, membuat setiap perjalanan menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Butuh rekomendasi pengharum atau produk lainnya? Temukan berbagai barang pilihan untuk melengkapi kebutuhan harianmu di tautan berikut ini:
Penulis: Erika Erilia
Editor: Erika Erilia & Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id


































