Menuju konten utama

Mendagri Berterima Kasih Sejumlah Pemda Kirim Bantuan ke Sumatra

Tito Karnavian yakin bantuan dari sejumlah pemda bermanfaat bagi korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Mendagri Berterima Kasih Sejumlah Pemda Kirim Bantuan ke Sumatra
Kapal patroli KN Pulau Nipah-321 yang membawa Satgas Bencana Alam Badan Keamanan Laut (Bakamla) dan paket bantuan yang akan dikirim ke Aceh berlayar di Perairan Batam, Kepulauan Riau, Kamis (11/12/2025). ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/nym.

tirto.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan dari sejumlah pemerintah daerah (pemda) yang mengalir untuk korban bencana Sumatra. Dia meyakini, bantuan itu bermanfaat bagi korban bencana di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

"Kami mengucapkan terima kasih atas kekompakan semua pemda dan semua unsur forkopimda, serta semua pihak yang telah bergerak sehingga bekerja dengan cepat. Dan kita sudah lihat banyak hasilnya," kata Tito saat konferensi pers di Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Tito lantas memaparkan bantuan dari sejumlah pemda yang disalurkan untuk korban bencana Sumatra. Bantuan yang disalurkan terdiri dari uang tunai maupun logistik. Bantuan tersebut disalurkan bersamaan dengan bantuan anggaran maupun penanganan bencana dari pemerintah pusat.

"Dari daerah-daerah langsung mengirimkan sejumlah dukungan anggaran, ada juga berupa barang," paparnya.

Tito membeberkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur menyalurkan Rp500 juta, Pemprov Jawa Barat Rp7 miliar, Pemprov Sulawesi Utara Rp1,5 miliar, Pemprov Kalimantan Utara Rp1 miliar.

Pelepasan barang bantuan untuk korban di Sumatera Utara

Pekerja mengawasi pengangkutan kontainer berisi barang bantuan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor Sumatera di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025). ANTARA FOTO/Ika Maryani/bar

Lalu, Pemprov Sulawesi Selatan Rp4 miliar, Pemprov Jawa Tengah Rp1,3 miliar, Pemprov Jawa Timur Rp5 miliar, Pemprov NTT Rp1,5 miliar, Pemprov Sumatera Selatan barang senilai Rp2,6 miliar.

"Kemudian, Banten Rp3 miliar, Kalteng Rp3 miliar, Sulawesi Barat Rp1 miliar, kemudian DKI Rp3 miliar langsung ke Kota Lhokseumawe dan kebutuhan-kebutuhan lain dalam bentuk barang. Maluku Utara Rp2 miliar, Bengkulu Rp4,3 miliar dan Gorontalo Rp1 miliar," beber Tito.

"Total Rp43 miliar ditambah dengan asosiasi pemerintah kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Lahat Pak Bursah Zarnubi turun langsung ke sana, lebih kurang Rp5 miliar. Jadi, lebih kurang Rp48 miliar," sebutnya.

Baca juga artikel terkait PENANGANAN BANJIR atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Siti Fatimah