Menuju konten utama

Mau Trading Saham? Kenali Istilah yang Sebaiknya Diketahui

Penting untuk mengetahui istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia trading saham. 

Mau Trading Saham? Kenali Istilah yang Sebaiknya Diketahui
ilustrasi bahagia. foto/istokcphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seluk beluk trading saham perlu dipelajari terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk trading saham. Mulai dari konsep umum, alur trading, jenis-jenis, hingga istilah-istilah dalam trading saham perlu dipahami.

Memahami istilah dalam dunia trading saham menjadi langkah awal yang penting untuk dimengerti. Banyak istilah teknis yang akan terdengar sangat asing bila tidak dipelajari terlebih dahulu.

Ketidakhapahaman terhadap istilah-istilah trading saham akan menyulitkan aktivitas investasi di dunia saham. Pemula yang akan terjun di dunia saham perlu memahami dulu apa saja istilah-istilah sebelum trading saham.

Kumpulan istilah tradingsaham dan penjelasannya akan menuntut untuk memahami cara kerja sebelum memutuskan untuk terjun trading saham. Simak beragam istilah yang wajib diketahui sebelum trading saham.

Trading saham merupakan salah satu kegiatan jual beli saham dalam jangka pendek dengan tujuan mendapatkan keuntungan maksimal dari perubahan harga yang cepat. Seorang trader di bidang saham umumnya aktif memantau pergerakan pasar setiap hari dan membuat keputusan untuk menentukan waktu terbaik dalam membeli atau menjual saham.

Istilah yang Wajib Diketahui Sebelum Trading Saham

IHSG ditutup menguat

Seorang pria mengamati layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (12/12/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar

Setiap trader profesional pada awalnya juga seorang pemula yang terus belajar sehingga menjadi trader profesional. Trading saham menjadi salah satu peluang menarik untuk mencapai keuntungan dan investasikuat asalkan dilakukan dengan strategi yang tepat dan pemahaman yang matang tentang pasar.

Strategi, analisis, dan eksekusi yang tepat akan membantu seorang trader untuk memaksimalkan capital gain dari selisih harga beli dan jual saham. Bagi pemula di bidang trading saham perlu memahami dulu istilah yang wajib diketahui sebelum trading saham.

Istilah yang wajib diketahui sebelum trading yaitu IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan yang merupakan indeks yang mencerminkan pergerakan seluruh saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ada juga istilah Exchange Traded Fund atau ETF yakni produk investasi berupa reksa dana yang diperdagangkan di bursa, biasanya mengikuti kinerja suatu indeks.

Sebelum membeli saham, Anda harus memahami market cap yaitu nilai total perusahaan di pasar saham, dihitung dengan mengalikan harga saham dengan jumlah saham beredar.

Anda juga wajib memahami kondisi pasar. Seperti bear market atau kondisi pasar ketika harga saham turun signifikan dalam periode tertentu dan bull market atau kebalikan dari bear market, yaitu kondisi pasar ketika harga saham cenderung naik.

Selain itu, untuk melihat profitabilitas perusahaan, Anda wajib mengetahui EPS atau earnings per share yakni laba bersih perusahaan dibagi jumlah saham beredar. Digunakan untuk menilai profitabilitas perusahaan.

Price to Earnings Ratio (PER) adalah rasio harga saham terhadap laba per saham. Semakin tinggi PER, semakin mahal valuasi saham tersebut. Price to Book Value (PBV) yaitu rasio harga saham terhadap nilai buku perusahaan. Sering digunakan untuk menilai apakah saham overvalued atau undervalued.

Ketika pertama kali sebuah perusahaan menawarkan sahamnya ke publik, atau biasa disebut penawaran umum perdana disebut IPO atau initial public offering.

Kemudahan suatu saham untuk diperjualbelikan di pasar dikenal dengan istilah likuditas. Semakin tinggi volume transaksi, semakin likuid saham tersebut.

Dalah hal harga yang ditawarkan penjual untuk melepas saham disebut ask atau offer. Harga yang ditawarkan pembeli untuk membeli saham dikenal bid. Selisih harga antara bid dan ask disebut Spread.

Saat akan membeli saham, pastikan Anda memahami istilah lot atau satuan perdagangan saham di Indonesia. 1 lot sama dengan 100 lembar saham.

Sementara dalam proses penawaran, terdapat tingkat fluktuasi harga saham dalam periode tertentu atau volatilitas. Saham dengan volatilitas tinggi bisa naik-turun tajam dalam waktu singkat.

Cut loss atau strategi menjual saham untuk mencegah kerugian lebih besar ketika harga terus menurun. Sedangkan strategi membeli lagi saham yang harganya turun agar harga rata-rata kepemilikan lebih rendah disebut average down.

Keuntungan yang diperoleh saat menjual saham dengan harga lebih tinggi daripada harga belinya disebut capital gain. Kebalikan dari capital gain adalah capital loss, yaitu kerugian ketika menjual saham dengan harga lebih rendah.

Jenis-Jenis Saham

Ilustrasi INvestasi

Ilustrasi Investasi. FOTO/IStockphoto

Selain istilah teknis, pasar saham menawarkan berbagai jenis saham. Setiap jenis saham memiliki karakteristik dan tujuan investasi yang berbeda-beda.

Trader perlu memahami jenis-jenis saham supaya dapat memilih saham yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan finansial. Anda wajib mengetahui istilah blue chip atau saham perusahaan besar dan stabil.

Growth stock adalah saham perusahaan dengan potensi pertumbuhan tinggi. Value stock yakni Saham yang diperdagangkan di bawah nilai wajarnya. Bonus share atau saham gratis dibagikan kepada pemegang saham. Stock dividend atau dividen yang dibagikan dalam bentuk saham, bukan uang.

Perbedaan Trading dan Investasi Saham

Selain trading saham, dikenal pula aktivitas investasi saham. Kedua aktivitas tersebut sama-sama berkaitan dengan saham.

Trading saham merupakan aktivitas jual beli saham dalam jangka waktu singkat dengan tujuan memperoleh keuntungan dari perubahan harga yang cepat. Biasanya seorang trader akan secara aktif memantau pergerakan pasar setiap hari untuk kemudian membuat keputusan segera menentukan waktu terbaik membeli atau menjual saham.

Sementara itu, investasi saham memiliki fokus jangka panjang dengan mempertimbangkan fundamental perusahaan dan potensi dividen. Biasanya investor saham menahan saham selama beberapa waktu tertentu untuk mendapatkan pertumbuhan nilai.

Meskipun trading dan investasi saham memiliki perbedaan, tetapi keduanya bisa saling melengkapi disesuaikan strategi, waktu, serta tujuan keuangan masing-masing individu. Pastinya pahami terlebih dahulu terkait dunia saham sebelum memutuskan diri untuk trading atau investasi saham.

Baca juga artikel terkait SAHAM atau tulisan lainnya dari Nurul Azizah

tirto.id - Edusains
Kontributor: Nurul Azizah
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Yantina Debora