Menuju konten utama

Sosok Ristadi, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Komisaris PT KAI

Presiden KSPN Ristadi kini menjabat sebagai Komisaris PT KAI per 1 Oktober 2026. Ia dikenal kerap mengadvokasi kepentingan para buruh. Simak profilnya.

Sosok Ristadi, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Komisaris PT KAI
Presiden KSPN, Ristadi. (FOTO/Dok. Tim media KSPN)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Aktivis serikat buruh Ristadi telah ditunjuk menjadi Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Penunjukkan Ristadi dilakukan pada Kamis (1/10/2026). Penunjukkan itu membuat sosok Ristadi kini bertindak sebagai komisaris utusan pada BUMN tersebut.

Pengangkatan Ristadi sebagai komisaris di PT KAI dilaporkan diresmikan melalui surat keputusan para pemegang saham perusahaan itu. Sebagaimana dikutip pada Senin (5/10), laman resmi Bursa Efek Indonesia juga telah mencatat Ristadi sebagai komisaris utusan pada perusahaan pelat merah pengelola jaringan kereta api itu.

Dalam daftar tersebut, Ristadi kini menjadi satu dari 8 komisaris yang dimiliki PT KAI. Dewan Komisaris PT KAI sendiri hingga kini diketuai oleh eks Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj.

Jika merujuk rekam jejaknya, Ristadi merupakan salah satu pentolan serikat buruh di Indonesia. Kini, ia tengah menjabat sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN).

Lantas, bagaimana profil dan pengalaman Ristadi hingga kini ditunjuk jadi komisaris perusahaan pengelola jaringan kereta api di Indonesia itu?

Profil Ristadi dan Rekam Jejaknya

Per Oktober 2026, jabatan sebagai komisaris BUMN turut melekat pada sosok Ristadi. Namun, sebelum hal itu terjadi, ia mula-mula dikenal sebagai aktivis ketenagakerjaan di kalangan buruh.

Ia merupakan pentolan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN). Dalam serikat tersebut, Rustadi bertindak sebagai presiden dalam dua periode berturut-turut.

Rustadi pertama kali jadi Presiden KSPN pada April 2021, kala itu ia terpilih sebagai presiden serikat untuk periode 2021-2026. Kemudian, pada Juni 2026 lalu, ia kembali terpilih untuk jadi presiden serikat periode 2026-2031.

KSPN sendiri merupakan salah satu organisasi serikat buruh lintas sektor yang ada di Indonesia. Seturut laman resminya, KSPN merupakan organisasi payung bagi empat serikat buruh lain, yakni Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN), Federasi Serikat Pekerja Mandiri Indonesia (FSPM Indonesia), Federasi Serikat Pekerja Mandiri Tanah Air (FSPMTA), dan Federasi Buruh Bahagia (FBB).

Ristadi, dan juga KSPN yang ia pimpin, selama ini juga dikenal sebagai kelompok buruh yang berbeda dari koalisi buruh yang tergabung dalam Partai Buruh pimpinan Said Iqbal.

Jika menilik rekam jejaknya dalam advokasi yang ia lakukan, Ristadi kerap kali memberikan keterangan terbuka terkait isu-isu ketenagakerjaan. Seperti ketika penerapan UU Cipta Kerja pada 2020 lalu, Ristadi menyebut pihaknya menilai UU ini mengandung sejumlah poin-poin positif kendati diprotes banyak kalangan kala itu.

Seturut Antara, Ristadi saat itu menyatakan UU Cipta Kerja memiliki kerangka perlindungan yang lebih baik bagi pekerja yang dikenai PHK.

Sementara itu, pada September 2025 lalu, Ristadi menyampaikan kritik tentang tingkat penciptaan lapangan pekerjaan yang tak sebanding dengan jumlah angkatan kerja. Kala itu, ia mengkritik bahwa para angkatan kerja di Indonesia kesulitan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Pada akhir Juni 2026 lalu, Ristadi yang bertindak sebagai Presiden KSPN menyebut pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menjaga industri nasional. Kala itu ia mengapresiasi pemerintah atas respons mereka terhadap isu ketenagakerjaan sektor otomotif.

Ristadi sendiri memang punya kedekatan dengan sektor otomotif. Jika menilik rekam jejak pendidikannya, Rustadi memiliki gelar sarjana di dua bidang ilmu yang berbeda. Ia tercatat sebagai sarjana hukum sekaligus sarjana teknik.

Baca juga artikel terkait PT KAI atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar