tirto.id - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan imbauan agar masjid atau musala tetap buka selama 24 jam saat mudik Lebaran 2025. Imbauan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2025.
Berdasarkan SE tersebut, Kemenag mengimbau kepada pengelola masjid atau musala, khusus yang berada di jalur mudik, untuk membuka dan melayani para pemudik selama masa mudik Lebaran 2025.
Hal ini dilakukan dengan tujuan menjaga kenyamanan, ketertiban, dan keamanan pemudik dalam beribadah selama masa mudik Lebaran 2025.
Masjid Buka 24 Jam Selama Mudik Lebaran 2025, Ini Info Lengkapnya
Kemenag telah memberikan imbauan kepada pengelola masjid atau musala selama masa mudik Lebaran 2025. Rincian tersebut termuat dalam SE Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2025 sebagai berikut:
- Membuka masjid atau musala 24 jam;
- Memberi penanda keberadaan masjid atau musala;
- Memberi layanan toilet bersih dan air wudhu;
- Memberi kesempatan pemudik yang ingin beristirahat;
- Menyediakan air minum atau makanan ringan untuk takjil pada pemudik.
Adapun untuk rincian isi dari SE Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2025, dapat dilihat melalui link berikut ini.
Link Download SE Masjid Buka 24 Jam Selama Mudik Lebaran 2025
Kapan Puncak Arus Mudik 2025?
Jasa Marga memprediksi puncak arus mudik 2025 akan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025 atau H-3 Idul Fitri 1446 H, sedangkan, Polri memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada 28-30 Maret 2025.
Puncak arus mudik ini tidak hanya disebabkan oleh masa libur Lebaran 2025, namun juga dengan hari libur nasional perayaan Nyepi yang jatuh pada 29 Maret 2025.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi potensi pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2025 dapat mencapai 146,48 juta jiwa atau setara 52 persen total penduduk Indonesia.
Khusus untuk puncak arus mudik pada 28 Maret 2025, Kemenhub memprediksi potensi jumlah pergerakan masyarakat dapat mencapai 12,1 juta orang.
Penulis: Bintang Pamungkas
Editor: Dipna Videlia Putsanra