Menuju konten utama

Maroko Luncurkan Bantuan Darurat Nasional Usai Banjir

Maroko telah meluncurkan operasi bantuan darurat nasional pada Selasa (16/12/2025) waktu setempat usai banjir bandang menewaskan puluhan orang.

Maroko Luncurkan Bantuan Darurat Nasional Usai Banjir
Orang-orang berjalan melewati puing-puing di area pasar setelah banjir bandang, di kota pesisir Safi, sekitar 300 kilometer (186 mil) selatan ibu kota Rabat pada 15 Desember 2025. Foto/ AFP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Maroko telah meluncurkan operasi bantuan darurat nasional pada Selasa (16/12/2025) waktu setempat.

Hal ini menyusul bencana banjir bandang yang menewaskan 37 orang dan menghancurkan sekitar 70 bangunan di Kota Safi pada Minggu (14/12). Aliran lumpur deras menyeret kendaraan di jalan-jalan dan sejumlah warga terjebak di dalam bangunan.

Program bantuan ini juga diadakan untuk menghadapi ancaman cuaca ekstrem pada musim dingin ini.

Operasi bantuan darurat nasional Maroko direncanakan menjangkau 73 ribu rumah tangga di 28 provinsi yang terdampak banjir karena hujan deras, cuaca dingin ekstrem, dan badai salju.

Arab News menuliskan bahwa barang-barang yang akan didistribusikan berupa bantuan pangan, selimut, peralatan pemanas, dan barang-barang esensial lainnya.

Pemerintah Maroko juga telah mendirikan tempat penampungan sementara untuk warga yang terpaksa mengungsi.

Dilansir Al Jazeera, Otoritas cuaca Maroko telah mengeluarkan peringatan dini salju setinggi 80 cm di Pegunungan High Atlas dan hujan deras di wilayah tengah dan utara Maroko.

Di daerah Pegunungan Ouarzazate, sebelah tenggara Ibu Kota Rabat, kedalaman salju mencapai 50 cm dan suhu turun di bawah nol derajat pada malam hari.

Bencana Banjir Bandang di Maroko

Sebagaimana telah disebutkan, banjir bandang di Provinsi Safi, pesisir Atlantik Maroko telah menewaskan puluhan orang. Bencana banjir ini dipicu oleh hujan deras selama satu jam.

Dalam gambar-gambar yang beredar di media sosial, arus lumpur menyapu kendaraan dan membuat warga terjebak di kota yang terletak sekitar 300 km di selatan Ibu Kota Rabat.

Masih dari Al Jazeera, Surat kabar Le Matin melaporkan bahwa jalan provinsi 2300 yang menghubungkan Kota Safi dan Kota Hrara terdampak parah. Hrara adalah kota yang terletak sekitar 20,5 km ke arah timur laut dari Safi.

Mereka juga menyebutkan proses kegiatan belajar mengajar di semua sekolah telah ditangguhkan oleh Direktorat Pendidikan Nasional Provinsi Safi pada Senin (15/12).

Berita internasional terbaru tentang bencana alam, perang, dan sebagainya dapat disimak melalui tautan sebagai berikut:

KUMPULAN BERITA INTERNASIONAL

Baca juga artikel terkait BANJIR BANDANG atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yantina Debora