tirto.id - Puncak perayaan Waisak 2025 akan dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Momen perayaan tersebut dapat disaksikan melalui tayangan live streaming.
Tradisi tahunan ini selalu menjadi momen sakral bagi umat Buddha di Indonesia yang merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak. Pada perayaan tersebut, ribuan umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia, berkumpul untuk mengikuti prosesi, dan berdoa bersama di pelataran Candi Borobudur.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi DPP Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), 'detik-detik Waisak 2025' akan berlangsung pada 12 Mei 2025 pukul 23.55.29 WIB di Candi Borobudur. Momen 'detik-detik Waisak' tersebut akan menjadi simbol puncak spiritual perayaan Waisak.
Biasanya, 'detik-detik Waisak 2025' akan diawali dengan rangkaian ritual seperti pengambilan air suci, mengelilingi candi (pradaksina), dan pelepasan lampion. Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung, dapat mengikuti perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur melalui live streaming resmi.
Berikut ini tautan live streaming Waisak Borobudur 2025 dan jadwal pelepasan lampion.
Rangkaian Acara Waisak di Borobudur 2025
Perayaan Waisak 2025 di Candi Borobudur akan berlangsung dengan sejumlah agenda keagamaan dan sosial yang melibatkan ribuan umat Buddha dari berbagai daerah. Pemerintah turut memberikan dukungan terhadap peringatan hari besar ini dengan menetapkan cuti bersama melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.
Mengusung tema “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia,” berikut ini jadwal lengkap rangkaian acara Waisak di Borobudur 2025:
- 4 Mei 2025: Karya Bakti Nasional
Dilaksanakan serentak di Taman Makam Pahlawan seluruh Indonesia sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.
- 10–11 Mei 2025: Bakti Sosial
Pengobatan gratis bagi masyarakat umum, bertempat di Zona 2 kawasan Candi Borobudur.
- 10 Mei 2025: Pengambilan Api Dharma
Diambil dari sumber api abadi di Mrapen, Grobogan, dan disakralkan di Candi Mendut.
- 11 Mei 2025: Pengambilan Air Berkah
Dilaksanakan di Umbul Jumprit, Temanggung, dan dilanjutkan dengan pensakralan di Candi Mendut.
- 12 Mei 2025: Puncak Acara dan Detik-detik Waisak 2025
Puncak acara terdiri atas serangkaian prosesi, yakni:
- Kirab Waisak dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur
- Prosesi pelepasan lampion
- Pradaksina, yaitu ritual mengelilingi Candi Borobudur sebagai bentuk penghormatan spiritual
- Peringatan 'detik-detik Waisak' pada pukul 23.55.29 WIB
Jam Lampion Waisak 2025 di Borobudur
Ribuan lampion akan kembali menerangi langit malam di kawasan Candi Borobudur dalam perayaan Waisak 2025. Tradisi pelepasan lampion ini menjadi bagian sakral sekaligus atraksi yang paling dinanti masyarakat dalam momentum 'detik-detik Waisak' yang berlangsung pada 12 Mei 2025 pukul 23.55.29 WIB.
Pelepasan lampion digelar dalam rangka Festival Lampion Waisak Borobudur bertajuk “Light of Peace 2025”, yang akan dilaksanakan dalam dua sesi. Sebelum itu, pengunjung yang telah mendaftar dapat melakukan penukaran tiket lampion pada pukul 13.00 hingga 19.00 WIB di lokasi yang telah ditentukan.
Berikut jadwal lengkap penerbangan lampion Waisak 2025:
- Sesi I: pukul 18.00–20.00 WIB
- Sesi II: pukul 21.00–23.00 WIB
Link Live Streaming Waisak Borobudur 2025
Bagi masyarakat yang ingin ikut serta dalam momen penerbangan lampion di Candi Borobudur, panitia menyediakan tiket yang dapat dibeli terlebih dahulu melalui jalur resmi. Tiket tersebut menjadi akses untuk mengikuti rangkaian acara Festival Lampion Waisak “Light of Peace 2025,” termasuk penukaran lampion dan prosesi spiritual di lokasi acara.
Namun, bagi yang tidak dapat hadir langsung ke Magelang, perayaan Waisak 2025 tetap bisa disaksikan secara virtual. Panitia menyediakan siaran langsung (live streaming) melalui kanal YouTube DPP WALUBI, agar seluruh umat Buddha dan masyarakat umum dapat turut merasakan kekhidmatan dan keindahan perayaan ini dari rumah masing-masing.
Berikut ini adalah tautan live streaming Waisak Borobudur 2025:
Penulis: Wulan AE
Editor: Lucia Dianawuri & Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































