Menuju konten utama

Lebih Dari 1 Juta Orang Tukar Uang ke BI Jelang Lebaran 2026

Kenaikan sebesar 85,4% dibanding tahun lalu menunjukkan, kebutuhan masyarakat akan uang pecahan kecil untuk aktivitas ekonomi dan pemberian THR yang besar.

Lebih Dari 1 Juta Orang Tukar Uang ke BI Jelang Lebaran 2026
Petugas memperlihatkan uang pecahan rupiah yang disediakan untuk penukaran pada mobil kas keliling Bank Indonesia dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026 di halaman Kantor Camat Pontianak Tenggara, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (24/2/2026). Pelayanan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat di sejumlah titik ruang publik di Kota Pontianak tersebut untuk melayani kebutuhan uang pecahan Rp1.000 hingga Rp50 ribu bagi masyarakat dengan batas maksimal penukaran sebesar Rp5,3 juta per orang. ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah penukar uang lebaran melalui layanan resmi hingga 13 Maret 2026 telah mencapai 1.076.282 orang. Jumlah ini melonjak 85,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sebanyak 580.496 orang.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Muhammad Anwar Bashori, mengungkapkan bahwa tingginya angka tersebut menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk aktivitas ekonomi dan pemberian THR selama momen lebaran masih sangat besar.

"Animo masyarakat untuk menukarkan uang Rupiah menjelang Idulfitri 2026 sangat tinggi. Hingga 13 Maret 2026, jumlah penukar melalui layanan resmi mencapai 1.076.282 orang, meningkat sekitar 85,4 persen dibandingkan tahun lalu," ujar Anwar Bashori dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Untuk merespons lonjakan animo tersebut, BI melakukan perluasan jangkauan layanan. Jumlah titik layanan penukaran ditingkatkan dari 5.202 layanan pada tahun sebelumnya menjadi 9.294 layanan pada tahun ini.

"Tingginya animo dan perluasan layanan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil untuk tradisi berbagi, pemberian THR, serta aktivitas ekonomi selama Ramadan dan Idul Fitri masih sangat besar," imbuhnya.

Tak hanya itu, untuk mengakomodasi kebutuhan para pemudik, BI juga menyelenggarakan layanan penukaran tambahan bertajuk "SERAMBI Peduli Mudik" pada 16 hingga 17 Maret 2026.

Layanan ini digelar di 55 titik yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan fokus utama pada lokasi-lokasi arus mudik seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan, dan rest area. Total kuota yang disediakan untuk layanan tambahan ini mencapai sekitar 11.900 paket penukaran.

Bank Indonesia memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai melalui berbagai kanal layanan resmi, baik kas keliling, layanan terpadu, maupun perbankan. Masyarakat pun diimbau untuk memanfaatkan kanal-kanal resmi tersebut guna menghindari risiko kerugian.

"Penukaran melalui mekanisme jual beli di luar layanan resmi memiliki berbagai risiko, antara lain keaslian uang tidak terjamin, jumlah uang sulit dipastikan akurat, tidak memiliki perlindungan atau pertanggungjawaban, serta rawan penipuan yang dapat merugikan masyarakat secara finansial," ucapnya.

Baca juga artikel terkait PENUKARAN UANG BI atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Alfons Yoshio Hartanto