Menuju konten utama

Lebanon-Israel Gencatan Senjata 10 Hari, Begini Rinciannya

Israel-Lebanon sepakat gencatan senjata selama 10 hari ke depan. Jika ada kemajuan dalam perdamaian ini, akan berlanjut dengan perundingan lanjutan.

Lebanon-Israel Gencatan Senjata 10 Hari, Begini Rinciannya
Israel vs Lebanon. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Israel-Lebanon berdamai untuk jangka pendek. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel pada Kamis (16/4/2026) malam. Jeda ini akan berlangsung selama 10 hari, berikut rincian kesepakatannya.

Pengumuman gencatan senjata tersebut disampaikan Trump melalui sosial media miliknya, Truth Social. Berdasarkan keterangan Trump, gencatan senjata akan dimulai pada Jumat (17/4/2026) waktu Indonesia.

Jeda gencatan senjata ini menjadi perkembangan terbaru di Lebanon yang terus digempur Israel dalam enam pekan terakhir.

Trump menyebut bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu "telah sepakat" untuk "memulai gencatan senjata 10 hari". Trump menyebut bahwa kesepakatan ini merupakan lanjutan dari pertemuan trilateral Lebanon, Israel, AS pada Selasa (14/4/2026) lalu.

Dalam unggahan terpisah, Trump juga menyeru kepada kelompok bersenjata Hizbullah untuk tidak melakukan serangan.

"Saya berharap Hizbullah bersikap baik selama periode penting ini. Ini akan menjadi momen yang HEBAT bagi mereka jika mereka melakukannya. Tidak ada pembunuhan. Akhirnya harus ada PERDAMAIAN!" tulis Trump.

Rincian Gencatan Senjata Lebanon-Israel

Seturut BBC, Netanyahu telah mengonfirmasi partisipasi Israel dalam gencatan senjata tersebut. Namun, ia menyebut bahwa hal itu akan dilakukan dengan sejumlah rincian tertentu.

Rincian itu, katanya, termasuk hak Israel untuk mempertahankan "zona keamanan" sedalam 10 km di Lebanon selatan. Netanyahu menyebut bahwa Israel "ada di sana, dan kami tidak akan pergi".

Hizbullah di sisi lain juga telah mengisyaratkan kesediaan untuk berpartisipasi dalam gencatan senjata. Namun, organisasi bersenjata yang didukung Iran itu mensyaratkan "penghentian serangan secara menyeluruh" di seluruh Lebanon. Hizbullah juga meminta pembatasan gerak pasukan Israel.

Seturut keterangan Kementerian Luar Negeri AS, berikut rincian gencatan senjata Lebanon-Israel yang berlangsung selama 10 hari:

  • Durasi gencatan senjata "dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama" jika negosiasi menunjukkan tanda kemajuan.
  • Israel tetap memiliki "haknya untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membela diri, kapan saja, terhadap serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung".
  • Semua pihak mengakui tanggung jawab eksklusif pasukan keamanan Lebanon atas keamanan di negara tersebut.
Sementara rincian kesepakatan gencatan senjata ini berlaku, Trump menyebut bahwa Lebanon dan Israel telah sepakat untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut. Trump menyebut ia mengharapkan akan terjadi pembicaraan antara dua pemimpin negara itu "dalam satu atau dua minggu ke depan".

Meskipun gencatan senjata telah tercapai, namun bagaimana kesepakatan ini akan berjalan masih diliputi kekhawatiran. Hizbullah bersikeras agar pasukan Israel menarik diri dari Lebanon, namun Netanyahu menolak hal tersebut.

Dalam pidato terbarunya yang disiarkan televisi Israel, Netanyahu menyebut bahwa Hizbullah meminta penarikan pasukan Zionis dan diberlakukannya formula "quiet for quiet". Ia menyebut kedua hal itu sebagai syarat Hizbullah mau melakukan gencatan senjata.

"Saya tidak menyetujui yang pertama maupun yang kedua. Dan memang, kedua syarat ini tidak dipenuhi," katanya.

Israel sebelumnya saling berbalas serangan dengan Hizbullah sejak 2 Maret lalu, dua hari pasca AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Teheran dan membunuh pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Sedikitnya 2.196 orang di Lebanon telah terbunuh sejak itu dan lebih dari 1 juta orang terpaksa jadi pengungsi karena serangan Israel di wilayah tersebut. Di antara korban terbunuh di Lebanon, kementerian kesehatan negara itu menyebut ada 260 perempuan dan 172 anak-anak.

Diperkirakan 37.000 rumah telah hancur atau rusak. Fasilitas sipil lain juga hancur, terbaru Israel menghancurkan jembatan penghubung Lebanon selatan dengan kawasan lain pada Kamis.

Analisis BBC yang dirilis baru-baru ini juga menunjukkan bahwa Israel telah meluluhlantakkan desa dan kota di Lebanon selatan. Pusat-pusat peradaban itu diratakan dengan tanah.

Penghancuran desa dan kota sebelumnya merupakan taktik militer Israel ketika merebut wilayah Palestina sejak peristiwa Nakba 1947.

Di sisi lain, Israel menyatakan bahwa serangan Hizbullah telah membunuh dua warga sipil di wilayah mereka dan 13 tentara Zionis terbunuh dalam pertempuran di Lebanon.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar