tirto.id - Seorang pendaki bernama Yasid Ahmad Firdaus hilang sejak Minggu (18/1/2026) mendaki Bukit Mongkrang, Karanganyar, Jawa Tengah. Simak update pencarian dan profil Bukit Mongkrang berikut.
Yasid Ahmad Firdaus (26) adalah warga Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Ia melakukan pendakian di Bukit Mongkrang bersama temannya pada Sabtu (17/1/2026) malam.
Namun, Yasid tidak pulang padahal temannya sudah sampai di rumah. Keluarga Yasid pun mendapat laporan dari tim relawan Bukit Mongkrang jika Yasid hilang dan sedang dilakukan pencarian.
Update Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang
Sampai pukul 16.30 WIB pada Selasa (20/1/2026), sebanyak 10 tim SAR (SRU/Search and Rescue Unit) telah melakukan pencarian di berbagai titik di kawasan Bukit Mongkrang, namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Yasid.
SAR melanjutkan pencarian pada Rabu (21/1/2026) hari ini dengan strategi yang lebih menyeluruh. Mulai pukul 07.00 WIB, tim melakukan penelusuran di medan terjal dengan teknik penurunan menggunakan peralatan vertikal, serta memanfaatkan drone untuk memantau area dari udara.
Fokus pencarian diarahkan ke jalur Pos Bayangan-Nguncup dan punggungan Pos 3, yang dinilai perlu disisir lebih mendalam.
Bupati Karanganyar Rober Christanto mendatangi posko pencarian Yasid Ahmad di Bukit Mongkrang pada Selasa (20/1/2026) kemarin.
Rober memberikan dukungan terhadap tim SAR gabungan agar tetap semangat dalam mencari keberadaan Yasid.
“Kami berharap tim relawan terus diberikan kekuatan untuk melaksanakan tugas ini dengan baik. Semoga korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ucap Rober dikutip dari laman resmi Pemkab Karanganyar.
Profil Bukit Mongkrang
Bukit Mongkrang atau yang juga dikenal sebagai Gunung Mongkrang merupakan salah satu destinasi wisata pendakian populer di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Terlatak di kawasan Tlogodringo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, bukit ini berada di ketinggian sekitar 2.194 meter di atas permukaan laut dan dikelola oleh Perhutani dengan luas area mencapai 108,10 hektare.
Jalur pendakiannya relatif mudah, jelas, dan bisa ditempuh sekitar satu hingga dua jam, sehingga sangat cocok untuk pendaki pemula, keluarga, maupun wisatawan yang ingin sekadar treking ringan.
Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan hamparan padang ilalang, savana luas, serta spot foto alami yang indah dengan udara sejuk khas pegunungan.
Dari puncaknya, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Lawu yang menjulang megah, bahkan gunung-gunung lain seperti Merbabu, Merapi, Sumbing, Telomoyo, Prau, dan Ungaran saat cuaca cerah.
Bukit Mongkrang juga menyediakan fasilitas yang cukup lengkap, seperti area parkir, toilet, musala, warung, lahan berkemah, serta penyewaan alat camping, dengan harga tiket yang terjangkau.
Meski jalur pendakiannya baru resmi dibuka pada tahun 2019, Bukit Mongkrang kini menjadi salah satu tujuan wisata alam favorit karena keindahannya, akses yang mudah, dan suasana yang menenangkan bagi pengunjung dari berbagai daerah.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































