Menuju konten utama

KPK Harap Menag Berinisiatif Klarifikasi Soal Dugaan Gratifikasi

KPK harus memastikan terlebih dahulu apakah penerimaan fasilitas ini berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan.

KPK Harap Menag Berinisiatif Klarifikasi Soal Dugaan Gratifikasi
Ketua KPK, Setyo Budianto, di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026). tirto.id/Auliya Umayna
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dapat mendatangi Direktorat Gratifikasi untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan gratifikasi tanpa harus ada undangan.

Hal ini disampaikan Ketua KPK, Setyo Budianto, merespons kabar Nasaruddin mendapatkan fasilitas berupa jet pribadi dari pengusaha sekaligus politisi Oesman Sapta Odang (OSO).

"Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, tanpa harus dipanggil. Kemudian, datang ke Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, di sana ada Direktorat Gratifikasi [untuk] menyampaikan, menjelaskan tentang isu-isu yang sedang berkembang di luar," kata Setyo kepada wartawan di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026).

Setyo menegaskan bahwa KPK tidak dapat langsung menjustifikasi bahwa tindakan yang dilakukan Nasaruddin merupakan sebuah kesalahan. Kata Setyo, pihaknya memerlukan waktu untuk melakukan penelaahan.

Setyo juga menyebut lembaganya akan menunggu respons dari Menag Nasaruddin atas ramainya isu dugaan gratifikasi ini. Dia mengatakan KPK harus memastikan terlebih dahulu apakah penerimaan fasilitas ini berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan.

"Kami pastikan dulu, apakah ada sisi-sisi yang kemudian berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan," tutur Setyo.

Sebagai informasi, momen Nasaruddin diduga menerima fasilitas dari OSO adalah saat meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar, Minggu (15/2/2026).

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengatakan bahwa fasilitas jet pribadi tersebut diberikan oleh OSO untuk efektifitas waktu. Katanya, hal ini merupakan inisiatif dari OSO sebagai pihak yang mengundang Nasaruddin.

"Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag. Pak OSO yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat," kata Thobib dikutip dari laman kemenag.go.ig, Rabu.

"Seluruh moda transportasi perjalanan disiapkan oleh penyelenggara," tambah Thobib.

Baca juga artikel terkait KPK atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Fadrik Aziz Firdausi