Menuju konten utama

KPK Curigai Kerabat Immanuel Sembunyikan Tiga Mobil Mewah

Tiga mobil dengan merek Land Cruiser, Mercedez Benz, dan BAIC tersebut, diduga disembunyikan dengan cara dipindahkan dari rumah Immanuel saat terjaing OTT.

KPK Curigai Kerabat Immanuel Sembunyikan Tiga Mobil Mewah
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan pemaparan saat konferensi pers penahanan Bupati Situbondo Karna Suswandi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (21/1/2025). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Situbondo Karna Suswandi dan Kepala Bidang Binamarga PUPP Kabupaten Situbondo Eko Prionggo atas dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Situbondo tahun 2021-2024. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/nym.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai kerabat mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, menjadi pihak yang menyembunyikan tiga mobil mewah yang tengah dicari oleh penyidik.

Tiga mobil dengan merek Land Cruiser, Mercedez Benz, dan BAIC tersebut, diduga disembunyikan dengan cara dipindahkan dari rumah Immanuel usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Rabu (20/8/2025) lalu, yang menjadikannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan dan atau gratifikasi pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemnaker 2019-2025.

"Kemungkinan secara spontan kerabatnya atau mungkin juga orang-orangnya memindahkan mobil dari tempat atau dari rumahnya, di mana kita pada malam itu mendatangani kesitu," kata Plt Direktur Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam keterangannya yang dikutip Jumat (29/8/2025).

Asep menduga pemindahan tiga mobil tersebut dilakukan karena, pihak Immanuel ketakutan saat KPK melakukan OTT. "Ya, hal yang normal ketika mereka ya ketakutan dan lain-lain, terus dipindahkan," ujarnya.

Oleh karena itu, Asep mengimbau kepada kepada kerabat Immanuel atau siapapun yang menyembunyikan ketiga mobil tersebut, untuk segera menyerahkannya kepada KPK.

"Tapi pada kesempatan ini, kami juga dari penyidik mengimbau kepada siapapun, ya apakah itu kerabat sodara IEG, ataupun mungkin pegawainya, atau siapapun orang dekatnya yang merasa memindahkan kendaraan agar segera dikirim atau diserahkan kepada kami, diantar ke KPK ini," ucapnya.

Asep meyakini, keberadaan tiga mobil tersebut, dapat membantu untuk membuat perkara ini menjadi semakin jelas.

"Karena itu untuk memudahkan dalam rangka mengungkapkan perkara ini secara terang-benderang," pungkasnya.

Diketahui, KPK telah menyita satu unit mobil merek Ducati dan satu unit mobil merek Alphard dari Immanuel.

Selain dari dua kendaraan tersebut, KPK juga telah menyita 22 kendaraan lainnya dari para tersangka dalam kasus ini.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan Immanuel dan 10 orang lainnya sebagai tersangka. 10 orang tersebut yaitu Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 Kemnaker, Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Gerry Aditya Herwanto Putra, dan Sub Koordinator Keselamatan Kerja Ditjen Bina K3 Subhan. Kemudian, Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Anita Kusumawati.

Kemudian, Direktur Binwasnaker dan K3 Fahrurozi, Direktur Bina Kelembagaan Hery Sutanto, Sub Koordinator Sekarsari Kartika Putri, Koordinator Supriadi, dan dua pihak PT KEM Indonesia, Temurila, serta Miki Mahfud.

Baca juga artikel terkait KPK atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Dwi Aditya Putra