Menuju konten utama

Komdigi Ogah Disebut Kalah Cepat dari Starlink di Daerah Bencana

Komdigi klaim telah sediakan akses internet darurat di 18 titik bencana di Sumatera.

Komdigi Ogah Disebut Kalah Cepat dari Starlink di Daerah Bencana
Fadhilah Mathar, Direktur BAKTI Kominfo yang baru. Youtube/Kemkominfo TV

tirto.id - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fadhilah Mathar, menepis anggapan bahwa Satelit Republik Indonesia-1 alias Satria-1 kalah dari Starlink—satelit milik perusahaan Elon Musk, SpaceX—dalam menyediakan layanan internet di daerah-daerah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra.

Bahkan, menurutnya, sebenarnya Komdigi lebih cepat menyalurkan internet darurat di titik-titik bencana. Hanya saja, setelah bencana terjadi, pemerintah Indonesia sedang fokus memulihkan konektivitas sehingga sosialisasi terkait ketersediaan internet darurat tidak dilakukan secara masif.

“Kita bukan terlambat, bukan terlambat (dari Starlink). Jadi, kita sebenarnya kita juga … bahkan lebih cepat dibandingkan itu, cuma memang posisi kita saat itu lebih fokus kepada pemberian konektivitas dibanding sosialisasi dari apa yang kita lakukan,” ujar Fadhilah dalam Kunjungan Kerja Media PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu), di Kantor Pusat PT Satelit Nusantara Tiga (SNT), Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025).

Adapun dari upaya pemberian konektivitas di daerah-daerah terdampak bencana, Komdigi mengaku telah berhasil memulihkan akses internet di 413 lokasi dari total 602 lokasi. Jika dirinci, akses internet di 210 lokasi di Aceh sudah pulih per 6 Desember 2025; di Sumatra Barat, akses internet di 42 lokasi sudah dapat digunakan kembali oleh warga; dan 161 lokasi di Sumatra Utara juga sudah bisa mengakses internet.

Selain itu, Komdigi juga telah menyediakan akses internet darurat di 18 titik bencana, beberapa di antaranya di Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur; Sumatra Utara di Tapanuli Tengah dan Sibolga; serta Padang, Agam, dan Pesisir Selatan untuk wilayah Sumatra Barat.

“Tadi saya sampaikan ada 602 lokasi di daerah bencana, kita sudah pulihkan 402 dan itu juga sudah dipakai oleh masyarakat. Ada (akses internet darurat) yang dikhususkan 18 lokasi yang dikhususkan untuk bencana,” jelas Fadhilah.

Baca juga artikel terkait KOMDIGI atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana