Menuju konten utama
Gearbox

Kisah Toyota Celica Edisi Star Wars yang Penuh Intrik & Misteri

Kabarnya simpang siur. Tak ada yang menggaransi eksistensinya dengan mata kepala sendiri. Tapi, bak harta karun, ia terus diburu. Dialah Celica Star Wars.

Kisah Toyota Celica Edisi Star Wars yang Penuh Intrik & Misteri
Ilustrasi Celica star Wars. foto/https://nzperformancecar.co
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pada malam hari di tanggal 22 Oktober 1977, laki-laki bernama Steven Bovan tewas ditembak sesaat setelah meninggalkan sebuah restoran di Newport Beach, California. Saksi mata melaporkan melihat sebuah sedan Cadillac berwarna hijau-putih kabur meninggalkan tempat kejadian perkara.

Keesokan harinya, ada seseorang yang berusaha menjual sedan Cadillac tersebut. Dari informasi itulah polisi berhasil meringkus empat tersangka: Jerry Fiore, Anthony Marone Jr., Raymond Resco, dan Deborah Addison.

Penangkapan keempat orang itu membawa polisi ke seorang pelaku pembunuhan lain bernama Alexander Kulik, yang merupakan anggota dari sekte Hindu Hare Krishna.

Teori polisi kala itu, sejumlah anggota Hare Krishna menyewa eks anggota Mafia untuk membunuh Bovan, yang telah menggelapkan uang dari bisnis mereka serta pernah menculik Kulik dan mendapatkan uang tebusan senilai 100 ribu dolar.

Bisnis yang dimaksud adalah perusahaan induk bernama Prasadam Distributors Inc., yang membawahi beragam anak perusahaan. Salah satunya bengkel bernama Delphi Auto Designs di dekat Costa Mesa, tempat Bovan bekerja.

Dari temuan-temuan yang saling terkait itu polisi mengungkap bahwa Prasadam Distributors Inc. hanyalah perusahaan front pencucian uang untuk bisnis narkotika. Salah satu cara membersihkan uang tersebut adalah dengan berinvestasi di perusahaan-perusahaan kecil, termasuk Delphi Auto Designs, yang menjadi pusat dari salah satu misteri otomotif terbesar abad ke-20.

Melihat Star Wars Celica Pertama Kali

Pada bulan yang sama dengan peristiwa pembunuhan Boven, majalah internal Toyota untuk pasar AS, Toyota Today, menampilkan foto yang diambil di pelataran studio 20th Century Fox di Los Angeles. Di dalam foto itu, terlihat mobil Toyota Celica GT Liftback 1977 berkelir perak-hitam dikelilingi tiga karakter dari film Star Wars yang dirilis beberapa bulan sebelumnya. Darth Vader di sisi kiri; C3PO dan R2-D2 di sisi kanan.

Kap mobil itu terbuka ke depan, menampilkan lukisan wajah Vader beserta sejumlah tokoh lain dan pesawat-pesawat tempur. Tepat di bawahnya, ada tulisan Star Wars sesuai desain di poster film. Pada bagian samping bawah mobil, tertera pula tulisan "Star Wars Celica", yang merupakan penanda bahwa ia merupakan hasil kerja sama resmi antara 20th Century Fox dan Toyota.

Mobil tersebut merupakan satu-satunya di dunia dan dibuat hanya untuk satu kepentingan, yakni hadiah undian yang diselenggarakan pihak studio. Ada 1977 hadiah yang dibagikan. Satu unit Toyota Celica Star Wars itu menjadi hadiah utamanya.

Eksistensi mobil tersebut semestinya menjadi puncak perayaan dunia hiburan atas lahirnya salah satu waralaba film paling populer dan menguntungkan sepanjang sejarah. Akan tetapi, kenyataan berkata lain. ia justru menjadi bagian tak terpisahkan dari kasus pembunuhan Steven Bovan. Sebab, bengkel modifikasi yang menggarap mobil itu, tak lain, adalah Delphi Auto Designs.

Ilustrasi Celica star Wars

Ilustrasi Celica star Wars. foto/https://nzperformancecar.co

Eksistensi Celica Star Wars Berkelindan dengan Pembunuhan Boven

Ketika Star Wars pertama kali dirilis pada akhir Mei 1977, tidak ada yang benar-benar yakin seperti apa nasib film tersebut nantinya. Hollywood secara umum bersikap skeptis, begitu pula dengan 20th Century Fox. Namun, antrean panjang di depan bioskop-bioskop seluruh Amerika berkata lain. Ketika musim panas berakhir, Star Wars telah melampaui semua ekspektasi yang pernah disematkan padanya.

Momentum ini segera dimanfaatkan oleh Fox. Seseorang dari divisi promosi studi lantas mencetuskan ide ambisius, yakni menyelenggarakan undian berhadiah mobil modifikasi khusus bertema Star Wars, bekerja sama dengan Toyota dan sejumlah mitra lain. Undian tersebut dinamai "Star Wars Space Fantasy Sweepstakes", berlangsung dari September hingga 31 Desember 1977, dikelola oleh empat pihak: 20th Century Fox, Molly Designs, Delphi Auto Designs, dan agen promosi Mardan-Kane Inc.

Di situlah Delphi Auto Design mulai ambil bagian. Tugas memodifikasi mobil tersebut jatuh ke tangan John Sladek, si kepala desainer. Ia juga yang merancang poster resmi undian tersebut.

Kendaraan dasarnya adalah Toyota Celica GT Liftback 1977. Di tangan Sladek, mobil itu diubah secara menyeluruh dengan penambahan air dam depan, fender flares, spoiler belakang, louver, moonroof, dan kaca film. Interiornya menggunakan jok hitam berjahitan perak dan grommet perak dalam dua baris di sandaran serta bantalan kursi.

Namun, keistimewaan sesungguhnya ada pada pengerjaan cat. Seluruh bodi dikelir dengan beberapa lapis cat silver pearl. Area yang akan dipasangi grafis Star Wars ditutup sementara, kemudian diberi lapisan dasar menggunakan cat khusus bernama "Aero-lac". Cat tersebut harus disemprotkan terlebih dahulu ke kertas timah, lalu dipindahkan ke permukaan bodi untuk menciptakan efek latar angkasa luar dan bertekstur tiga dimensi.

Di atas lapisan itulah, dua seniman bernama Edmund Cano dan Skip Villegas mengerjakan airbrush manual. Pesawat TIE fighter dan X-Wing di sepanjang sisi bodi, rekonstruksi poster film karya Tom Jung di kap mesin, dengan wajah Darth Vader mendominasi komposisi. Hasilnya, seperti digambarkan oleh seorang peneliti, "Hadiah terbaik era 70-an dari film terbaik era 70-an."

Sayang, di balik keindahan mobil itu, perusahaan yang membuatnya sedang menuju kehancuran.

Delphi (atau Delthic) Auto Designs adalah anak perusahaan dari Prasadam Distributors Inc., entitas bisnis berlatar Hare Krishna yang sedang diselidiki atas kasus pembunuhan, penculikan, dan penyelundupan narkotika. Pemiliknya dinyatakan bersalah atas penyelundupan hash oil; satu karyawannya diculik (kemungkinan besar Kulik, red.); sedangkan Bovan, salah satu karyawannya yang lain, ditembak mati usai dituduh menggelapkan uang. Delphi Auto Design bangkrut tak lama setelah itu.

Akibatnya, nasib Celica Star Wars itu pun jadi tidak jelas. Tidak pernah ada pengumuman resmi soal pemenang undian. Tidak ada siaran pers. Tidak ada foto serah terima. Tidak ada kabar apa pun. Mengingat namanya kini terkait dengan skandal narkoba, penculikan, dan pembunuhan, 20th Century Fox dan Toyota kemungkinan besar memutuskan untuk diam dan melupakan seluruh promosi itu.

Ada yang berspekulasi bahwa mobil tersebut terseret dalam kekacauan Delphi dan tidak pernah diserahkan kepada pemenang sama sekali. Agen promosi Marden-Kane, yang menangani mekanisme undian pada 1977, sempat bergabung dalam pencarian jawaban pada 2015, tetapi tak mampu menawarkan apa pun karena, ternyata, arsipnya sudah hilang.

Misteri yang Terpecahkan?

Ada satu kesaksian yang mengisyaratkan bahwa mobil tersebut berpindah tangan.

Steve Sansweet, pakar memorabilia Star Wars sekaligus pendiri museum koleksinya bernama Rancho Obi-Wan, suatu hari di akhir 1980-an atau awal 1990-an, sedang membaca edisi bulanan majalah Antique Toy World ketika sebuah iklan kecil di sudut halaman membuatnya berhenti.

"Di sana terpampang iklan Toyota Star Wars itu, dijual oleh pemilik aslinya, yang menyebut kondisi mobil itu masih sangat bagus. Harga yang diminta hanya 1.000 dolar. Saya terpaku dan mulai berpikir keras bagaimana caranya saya bisa membeli barang langka ini," kenangnya.

Namun, Sansweet pada akhirnya tidak membeli mobil tersebut. Bisa dibilang, iklan baris kecil di majalah itu adalah jejak terakhir keberadaan Toyota Celica Star Wars.

Meski pada dasarnya sudah hilang sejak 1977, antusiasme para hobiis tak pernah surut. Pencarian Toyota Celica Star Wars bak perburuan harta karun, baik bagi penggemar Star Wars maupun penggemar otomotif, khususnya Toyota. Padahal, seperti pencarian harta karun pada umumnya, hasil yang diperoleh belum tentu sesuai ekspektasi.

Satu hal yang pasti, mobil itu benar-benar pernah ada. Namun, justru dalam ketiadaannya sekarang ia jadi terasa begitu berharga. Bak Cawan Suci yang dianggap sebagai relikui paling hakiki, Celica yang hilang terus dicari meski nyaris tak pernah ada yang melihatnya dengan mata kepala sendiri.

Baca juga artikel terkait MOBIL TUA atau tulisan lainnya dari Yoga Cholandha

tirto.id - Gearbox
Kontributor: Yoga Cholandha
Penulis: Yoga Cholandha
Editor: Fadli Nasrudin